SERIKATNEWS.COM – Pembangunan Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci) akan dimulai pada tahun 2022. Tol ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan Tol Getaci diharapkan dapat rampung pada 2024 untuk pembangunan tahap pertama.
“Dalam pelaksanaan pembangunan Tol Getaci saya ingin mengingatkan cepat is a must but not sufficient. Saya berharap untuk tetap menjaga kaidah-kaidah lingkungan hidup agar tidak merusak bukit-bukit yang ada,” ujar Menteri Basuki melalui keterangan tertulis, Kamis, 24 Februari 2022.
Pembangunan tol diharapkan dapat menghindari memotong pohon yang tidak perlu. Hal ini menurutnya merupakan perintah Presiden Jokowi bahwa dalam membangun jangan merusak lingkungan.
Progres pembangunan saat ini sudah penetapan lokasi (penlok) tahap pertama oleh Gubernur Jawa Barat. Sekarang sedang mengurus penlok dari Pemda Jawa Tengah.
“Setelah penlok, ada proses pengadaan tanah seperti sosialisasi. Kemudian musyawarah,” terangnya.
Selama proses konstruksi juga harus tetap memperhatikan kualitas pembangunan. Sehingga hasilnya bukan hanya tersambung, akan tetapi juga agar lebih nyaman yang merupakan tuntutan untuk digunakan masyarakat.
“Jalan Tol Getaci khususnya di wilayah Gedebage ini struktur geologinya cukup rumit dengan banyak batuan gunung yang rawan longsoran. Karenanya, perlu penanganan khusus selama proses konstruksi,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan bahwa pembangunan Tol Getaci untuk memperlancar konektivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya, di selatan Jawa Barat.
“Konektivitas ke daerah selatan (Jawa Barat) makin lama makin menurun karena kepadatan lalu lintas, seperti sekarang dari Tasik ke Bandung yang jaraknya hanya 100 km bisa mencapai 3 jam. Maka, kebutuhan akan jalan bebas hambatan ini merupakan suatu keniscayaan karena di wilayah selatan itu banyak sekali pusat-pusat pertumbuhan, namun konektivitasnya masih kurang bagus,” ujar Hedy.
Tol Getaci melintasi dua provinsi, yaitu Provinsi Jawa Barat sepanjang 171,40 km dan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,25 km. Dengan total panjang 206,65 km menjadikan jalan tol ini sebagai ruas jalan tol terpanjang di Indonesia.
Tol Getaci terdiri dari 4 seksi, yakni Seksi 1 Junction Gedebage – Garut Utara (45,20 km), seksi 2 Garut Utara – Tasikmalaya (50,32 km), seksi 3 Tasikmalaya – Patimuan (76,78 km), dan seksi 4 Patimuan – Cilacap (34,35 km).
Pembangunan jalan Tol dengan nilai investasi Rp56 triliun akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama Gedebage – Tasikmalaya rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2022 dan selesai di tahun 2024. Sementara untuk tahap kedua yakni Tasikmalaya – Cilacap konstruksinya dimulai pada 2027 dan selesai di 2029. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...