SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Singapura membagikan masker secara gratis untuk masyarakat setempat sebagai upaya pencegahan dari infeksi virus corona. Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan memborong masker.
Pihak berwenang mengatakan bahwa Singapura memiliki stok masker yang cukup bagi 1,3 juta keluarga. Satu keluarga akan diberikan masing-masing empat masker.
“Kami memiliki pasokan masker yang cukup di Singapura, asalkan kita semua menggunakannya secara bertanggung jawab,” kata Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (3/3/2020).
Meski demikian, Wong mengingatkan bahwa mereka yang sehat tidak perlu memakai masker. “Anda hanya mengenakan masker jika tidak sehat dan Anda harus pergi ke dokter,” katanya.
Masker-masker itu dibagikan di pusat komunitas warga. Untuk mendapatkan masker, warga harus menunjukkan kartu identitas. Sedangkan warga yang rentan, masker akan dikirimkan ke rumah mereka.
Sebelumnya warga kota dengan 5,7 juta penduduk itu langsung menyerbu toko-toko dan membeli kebutuhan pokok, masker serta tisu toilet. Saat itu juga masker menjadi barang langka, warga sulit mendapatkan di toko-toko ritel.
Namun saat ini, kondisi di Negeri Singa itu sudah bisa dikendalikan. Sejumlah swalayan dan toko-toko membatasi jumlah barang yang dapat dibeli satu individu, terutama makanan pokok seperti beras dan mie instan.
Pemerintah Singapura juga berinisiatif mencari pemasok baru di tengah kelangkaan masker secara global. Singapura meningkatkan stok masker dari pemasok tradisional.
Selain itu, Angkatan Bersenjata Singapura bekerja sepanjang waktu untuk mengemas masker dan menggandeng Asosiasi Rakyat untuk mendistribusikan.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...