SERIKATNEWS.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjarmasin masa khidmat 2021-2022 resmi dilantik. Pelantikan digelar pada Senin (27/9/2021) malam, di Aula Kayuh Baimbai Balai Kota Banjarmasin.
Total sebanyak 28 orang pengurus yang dinahkodai Muhammad Maulana secara resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Besar PMII, M Abdullah Syukri.
Acara diawali dengan suguhan seni musik tradisional khas Banjar Madihin dan tarian tradisional. Masuk diacara inti, perwakilan PB PMII membacakan surat keputusan PB PMII tentang struktur kepengurusan.
Selanjutnya, Ketua Umum PB PMII M Abdullah Syukri memimpin baiat atau sumpah jabatan yang dikuti jajaran PC PMII sebagai tanda resminya kepengurusan.
Pelantikan ini dihadiri sejumlah tokoh organisasi Islam dan pejabat penting di wilayah Banjarmasin. Di antaranya, Ketua PCNU Banjarmasin Habib Ali Khaidir Al Kaff, Wakil Walikota Banjarmasin H Arifin Noor, Anggota DPRD Kota Banjarmasin Hilyah Aulia, dan Kadispora Kota Banjarmasin Taufik Rahman.
Wakil Walikota Banjarmasin H Arifin Noor turut hadir dalam momen sakral itu. Ditemui usai memberikan sambutan, dirinya memberikan pesan untuk para aktivis PMII.
Arifin Noor meminta agar PMII proaktif dalam mengkritisi kebijakan pemerintah. Lebih-lebih Pemko Banjarmasin. Bukan tanpa alasan, dia mengklaim Pemko Banjarmasin tidak anti-kritik.
“Di samping mengkritisi tentu juga harus memberikan solusi, kita harapkan itu,” katanya.
Ia berharap agar jajaran PC PMII Kota Banjarmasin yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan baik sebagaimana yang diatur dalam AD/ART PMII. Dengan begitu diharapkan nantinya dapat menjadi mitra perbaikan bagi Pemko Banjarmain.
Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Banjarmasin 2021-2022 M Maulana menginginkan kepada seluruh jajarannya untuk selalu mengedepankan spirit memiliki dalam menjalankan tugas dan amanah yang diampu.
Menurutnya, beberapa poin penting yang harus dilakukan dalam kepengurusan tahun ini. Yakni akselerasi dan adaptasi.
“Yang mana para kader-kader harus bisa beradaptasi di masa pandemi, bisa berorganisasi tanpa ada halangan. Maka diperlukan adanya inovasi yang dihadapi oleh kader-kader kami,” ungkapnya.
Jika melihat dari kondisi pandemi saat ini, Dia akui bahwa pihaknya dalam setahun ke depan hanya memprioritaskan kegiatan yang bersifat daring (dalam jaringan).
Di samping itu, Alumni UIN Antasari ini bilang para kader akan terus dimaksimalkan sesuai potensi masing-masing.
“Di PMII ini banyak memiliki kader dari lintas perguruan tinggi, maka dari itu setiap kader kami maksimalkan sesuai dari potensinya masing-masing,” pungkasnya. (hfz)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...