SERIKATNEWS.COM – Presiden BEM Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI 2018-2019 Ghozi Basyir mempertanyakan penangkapan aktivis Ananda Badudu. Menurut Ghozi yang juga tergabung dalam Aliansi BEM seluruh Indonesia, niat Ananda menghimpun dana tersebut baik, ia menilai tidak semestinya polisi menangkapnya.
Diketahui, polisi menangkap Ananda dan memeriksanya sebagai saksi terkait uang yang dihimpunnya melalui media sosialnya dan disalurkan untuk demonstrasi mahasiswa penentang RKUHP dan UU KPK hasil revisi di depan Gedung DPR/MPR, Selasa (24/9/2019) dan Rabu (25/9/2019).
“Kenapa begitu? Ini kan niatnya baik. Dan membantu mahasiswa. Mahasiswa ini kan yang turun aksi kan dari daerah. Dari berbagai daerah,” ujar Ghoz, dikutip dari Kompas, Jumat (27/9/2019).
Ghozi menambahkan, mahasiswa menggunakan dana yang dihimpun tersebut untuk keperluan konsumsi. Ia membantah bila mahasiswa memakai dana tersebut untuk tindakan anarkistis seperti membayar massa. “Makanya kalau emang jelas penyalurannya, apalagi untuk keperluannya untuk konsumsi, buat makan, itu kan jelas. Bukan untuk membayar massa bayaran,” imbuhnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...