Penulis: Serikat News
Rabu, 7 Juni 2017 - 16:41 WIB
Foto: Kris - Biro Pers Setpres
Foto: Kris – Biro Pers Setpres
Serikatnews.com-Presiden Joko Widodo pagi ini melantik Pengarah beserta Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila yang selanjutnya disebut UKP PIP. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 7 Juni 2017.
Diketahui sebelumnya, lembaga nonstruktural berada di bawah sekaligus bertanggung jawab kepada Presiden ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2017. Perpres tersebut ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 19 Mei 2017.
Sebanyak sembilan orang diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai pengarah UKP PIP, yakni:
1. Megawati Soekarnoputri
2. Try Sutrisno
3. Mahfud MD
4. Syafi’i Ma’arif
5. Ma’ruf Amin
6. Said Aqil Siradj
7. Andreas Anangguru Yewangoe
8. Wisnu Bawa Tenaya
9. Sudhamek AWS
Adapun dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo turut mengangkat Yudi Latief selaku Kepala UKP PIP.
Pengangkatan pengarah dan kepala UKP PIP tersebut berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 31/M Tahun 2017 tentang Pengangkatan Pengarah dan Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila.
Acara pengangkatan kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk kemudian diikuti oleh para tamu undangan yang hadir. (Holil)
NTT – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan agar penerbitan kembali seluruh dokumen kependudukan dan surat-surat berharga milik warga
JAKARTA – Di tengah menghangatnya suhu politik menjelang akhir Agustus, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus mematangkan langkah konsolidasinya. Organisasi
JAKARTA – Perkembangan teknologi digital menuntut dunia jurnalistik beradaptasi lebih cepat. Jurnalis tidak lagi cukup hanya menguasai satu keterampilan, tetapi
SAMPANG – Pimpinan Pondok Pesantren Karang Durin, Kiai Fauzan, menggelar pertemuan dengan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sampang, Ustaz Mughni
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah