JAKARTA – Sejumlah kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menyampaikan seruan moral bertajuk “Seruan Kiai Sepuh untuk Muktamar NU yang Bermartabat” dalam Forum Silaturahmi Para Kiai di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Pertemuan tertutup selama sekitar dua jam tersebut dipimpin oleh Wakil Presiden ke-13 RI sekaligus ulama sepuh NU, KH Ma’ruf Amin.
Dalam forum tersebut, KH Muhibbul Aman Aly membacakan tujuh poin seruan moral yang menegaskan bahwa Muktamar bukan sekadar arena kontestasi, melainkan forum permusyawaratan ulama. Seluruh proses diajak untuk menjunjung tinggi adab, akhlak, dan kedaulatan muktamirin.
“Muktamar tidak boleh dicederai oleh perilaku-perilaku yang tidak terpuji seperti transaksi kepentingan, tekanan, manipulasi, ataupun cara-cara lain yang merendahkan kehormatan para ulama dan marwah jam’iyyah,” kata Muhibbul.
Para kiai sepuh menyoroti mekanisme pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) agar tetap menjadi maqam keulamaan dan bukan instrumen perebutan kekuasaan. Mereka prihatin atas fenomena penggalangan dukungan calon AHWA sebelum Muktamar yang dinilai dapat menggeser musyawarah keulamaan menjadi mobilisasi politik.
Untuk mencegah pengondisian dan transaksi, para kiai mengusulkan kepada Steering Committee (SC) agar waktu pengusulan nama calon AHWA diubah. Pengusulan diharapkan tidak dilakukan saat pendaftaran peserta, melainkan pada waktu khusus menjelang penghitungan dalam sidang pleno.
“Untuk menjaga kemerdekaan muktamirin dan mempersempit ruang bagi pengondisian, transaksi, tekanan, serta mobilisasi dukungan sebelum Muktamar,” tegas Muhibbul.
Selain itu, KH Ma’ruf Amin menyinggung pentingnya menjaga kemurnian Muktamar dari pengaruh luar, termasuk isu intervensi pejabat atau pihak tertentu. Ia meyakini pemerintah secara lembaga tidak akan ikut campur dalam urusan internal NU.
“Untuk menjaga kemurnian NU, supaya Muktamar ini Muktamarnya para ulama, ya, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” kata Ma’ruf.
Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...