NUSA TENGGARA TIMUR – Sektor pendidikan menjadi salah satu area yang terdampak cukup parah akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Ratusan bangunan sekolah mengalami kerusakan berat.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Dr. Atip Latipulhayat, menyampaikan bahwa bencana ini telah memakan korban dari kalangan warga sekolah. Bahkan, memaksa puluhan ribu lainnya mengungsi.
“Tiga di antaranya peserta didik dan satu tenaga pendidik yang meninggal dunia, serta 38 ribu warga sekolah yang mengungsi,” ujar Atip dalam konferensi pers virtual di Media Center Pos Pendamping Nasional Penanganan Darurat Gempa Bumi M7.7 NTT, Kamis (20/8/2026).
Atip menambahkan bahwa kerusakan infrastruktur pendidikan tercatat cukup masif di berbagai daerah terdampak. “Gempa bumi berdampak pada 1.378 satuan pendidikan, dengan 502 sekolah di antaranya dilaporkan rusak berat,” tuturnya.
Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar tatap muka di gedung sekolah dihentikan sementara untuk mengantisipasi bahaya gempa susulan. Sebagai gantinya, proses pembelajaran dialihkan secara fleksibel di rumah maupun lokasi pengungsian.
“Pembelajaran dilaksanakan dari rumah dan tempat pengungsian agar menghindari bangunan yang berpotensi roboh dan melukai akibat gempa susulan yang terus berlangsung,” imbuh Wamendikdasmen.
Untuk memastikan kegiatan belajar tetap berjalan, Kemendikdasmen berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait untuk mendistribusikan tenda ruang kelas darurat. Selain itu, tim kementerian yang telah tiba sejak 16 Agustus 2026 juga telah menyalurkan bantuan serta panduan pembelajaran darurat yang dilengkapi dukungan psikososial bagi para siswa.
“Saat ini akan didistribusikan tenda yang diharapkan dapat mulai digunakan sebagai ruang kelas darurat bagi sekolah yang mengalami rusak berat,” pungkas Atip.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...