Connect with us

News

Revitalisasi Pabrik Gula Harus dengan Pemutakhiran Teknologi

Published

on

Ilustrasi: Tribun Jabar

SERIKATNEWS.COM – Revitalisasi pabrik gula PTPN mesti dengan pemutakhiran teknologi. Sebab, pabrik milik BUMN itu saat ini teknologinya dinilai masih kurang canggih dibandingkan swasta.

“Pabrik milik PTPN teknologinya masih kalah dengan pabrik swasta, sehingga belum tentu efisien, meskipun telah direvitalisasi nantinya,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal di Jakarta, Sabtu (20/2/2021).

Menurut Hekal, bila operasionalisasi pabrik gula tidak efisien, maka akan mengalami kesulitan ke depannya. Bisa saja HPP gula dari petani sudah tinggi, serta karena produktivitas lahannya juga rendah.

Untuk itu, harapannya agar produktivitas lahan bisa lebih ditingkatkan lagi ke depannya. “Hari ini misalnya 1 hektare bisa menghasilkan 60 sampai 70 ton tebu, kalau bisa ditingkatkan lagi menjadi 100 ton, itu adalah peningkatan produktivitas yang sangat signifikan,” imbuh Hekal.

Dia pun berpendapat langkah revitalisasi pabrik gula juga bukan hanya fokus di pabriknya. Namun, juga terhadap produktivitas lahan tebunya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penelitian Center of Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta menyatakan rencana revisi regulasi terkait kebutuhan gula nasional juga harus mampu mendukung kebutuhan industri pengguna gula. “Revisi ini perlu dilakukan agar sesuai dengan UU Cipta Kerja yang menjanjikan kemudahan untuk memperoleh bahan baku dan bahan penolong bagi industri,” katanya.

Dalam rancangan revisi Peraturan Menteri Perindustrian terkait Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Gula, dikabarkan bahwa Kementerian Perindustrian berencana untuk mengizinkan pabrik gula yang ada untuk mengimpor bahan baku. Dengan demikian, bila bukan hanya pabrik gula baru yang diizinkan untuk mengimpor, maka hal itu adalah terobosan.

“Perubahan ketentuan ini merupakan terobosan kebijakan yang sangat diperlukan untuk mendukung industri gula Indonesia,” papar Felippa.

Baca Juga:  Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Gunung Manggar

Berdasarkan data United States Department of Agriculture (USDA) untuk 2020/2021, saat ini Indonesia hanya mampu memproduksi sekitar 2 juta ton gula. Jumlah ini belum mencukupi total permintaan sebesar 7,2 juta ton untuk keperluan konsumsi maupun industri.

Selama ini, kebijakan yang mengharuskan pabrik gula untuk terintegrasi dengan kebun tebu mengalami tantangan. Misalkan, terbatasnya lahan dan rendahnya produktivitas tebu.

BPS mencatat luas lahan tebu rakyat berkurang dari 263.000 hektare pada 2014 menjadi 232.900 hektare pada 2019. Sementara perkebunan besar juga berkurang dari 209.700 hektare jadi 176.800 hektare pada periode yang sama.

‚ÄúRevitalisasi pabrik gula sudah lama disuarakan sebagai salah satu solusi untuk memperbaiki kinerja industri gula di Tanah Air. Adanya impor gula juga dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan akan kualitas gula. Saat ini, kualitas gula di Indonesia belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan industri pengguna gula,” katanya. (*)

Advertisement
Advertisement

Terkini

Lifestyle5 jam ago

Marandang, Tradisi Sambut Ramadan di Ranah Minang

SERIKATNEWS.COM – Marandang merupakan salah satu tradisi yang ada di Ranah Minang dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Alah masak Randang?”...

Lifestyle14 jam ago

Menjaga Alam dengan Sodasan, Pembersih yang Ramah Lingkungan

SERIKATNEWS.COM – Di masa pandemi ini, kita harus lebih sering mencuci tangan. Tentunya selain menyebabkan tangan menjadi kering, limbah sabun...

Hukum14 jam ago

Rumah Bos PT Purnama Karya Digeledah KPK terkait Kasus Nurdin Abdullah

SERIKATNEWS.COM – Sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur yang melibatkan Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulawesi Selatan...

News20 jam ago

Wi-fi Gratis Tersedia di 14 Objek Wisata Bangka Belitung

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memasang layanan wi-fi gratis di 14 titik objek wisata. Tujuan utamanya...

News21 jam ago

Menko Polhukam Tekankan Kepala Daerah Hindari Perilaku Koruptif

SERIKATNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengimbau kepada kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 untuk menghindari perilaku...

Ekonomi21 jam ago

Menteri Trenggono Lepas Ekspor Produk Perikanan ke-40 Negara

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan melepas ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini sebagai penanda...

News21 jam ago

Colong Start Mudik Tak Dilarang, Kemenhub Perketat Pengawasan

SERIKATNEWS.COM – Berhubung adanya larangan mudik yang berlaku pada 6-17 Mei 2021, tak menutup kemungkinan masyarakat akan colong start mudik....

Populer

%d blogger menyukai ini: