Connect with us

Opini

Senja buat Sang Mujahid

Published

on

Sumber Foto Panjimas.com

Anda suka saat melihat senja? Ia bergelayut di atas ufuk saat matahari segera membenamkan diri. Asal cuaca langit tak hujan atau mendung yang tebal, senja selalu indah. Entah bagi siapa saja. Terkecuali bagi seorang tua, Abu Bakar Ba’asyir. Eks kepala Majelis Mujahidin Indonesia. Sebuah sindikasi teroris berbaju agama Islam – begitu setidaknya menurut CIA, yang terkait dengan al-Qaeda.

Kabarnya hari ini, Kamis 1 Maret 2018, ia diberi kesempatan menjadi tahanan rumah oleh Presiden Jokowi. Meski harus dilarikan dulu ke rumah sakit, paling tidak kakek berumur 80 tahun itu tak lagi dibalik jeruji. Udara pengap berpenyakit di dalam sel penjara negeri ini membuat kaki sang Mujahid mengalami bengkak-bengkak hingga ia kesulitan berjalan. Lagi pula sudah 80 tahun.

Semasa rejim Orde Baru, sang Mujahid merupakan orang paling lantang melawan ide “asas tunggal” Pancasila. Tak sekedar menolak asas tunggal, ia melarang santrinya menghormati simbol-simbol negara seperti hormat pada bendera Merah-Putih. Sebuah sikap terlalu berani melawan rejim The Smiling General. Bersama temannya, Abdullah Sungkar, ia ditangkap pada tahun 1983 serta dianggap terlibat dengan gerakan Darul Islam. Atas tuduhan itu ia dijatuhi hukuman 9 tahun penjara.

Dua tahun berselang, kasasi yang ia ajukan terkabul. Sang Mujahid pulang ke kediamannya di Ngruki, Solo sebagai tahanan rumah. Alih-alih menikmati kebebasan bersama keluarga di rumah, ia dan kawannya malah melarikan diri ke Malaysia dan Singapura. Disana ia menyebarkan ajarannya tentang pentingnya memperjuangkan negara berdasarkan syari’at Islam. Bahkan dengan risiko harus memusuhi Amerika Serikat. Negara super power yang jelas-jelas memiliki pengaruh kuat di Semenanjung Melayu. Tapi, tak disebut Mujahid kalo ia sekadar pengecut yang berlari dari mati konyol melawan musuh.

Baca Juga:  Negeri Opini

Waktu bergulir, rejim bergerak dari satu orde menuju orde selanjutnya. Tapi sang Mujahid bukanlah orang yang bermental tipis. Ia pulang ke tanah air saat negeri ini dipimpin Presiden Habibie. Ia tetap menjalankan misinya dan tetap kukuh pada pendiriannya tentang pentingnya penegakkan syari’at Islam sebagai hukum negara. Kecuali di Aceh, itu merupakan ide yang sedari dulu hingga sekarang dianggap utopia di negara Pancasila ini. Dan bertahun-tahun berikutnya hidup sang Mujahid diliputi oleh kasus perlawanan terhadap negara dan tuduhan keterlibatan terorisme. Sebuah diskursus baru politik dan keamanan luar negeri yang dipromosikan Amerika Serikat semasa Presiden George W. Bush.

Hingga kini, ribuan jejak yang ia langkahkan dalam misi “jihad”-nya, dan masuk-keluar lubang bui yang anyir yang ia alami. Ia sudah tua, bukan lagi pemuda yang seorang saja bisa mengubah dunia. Bui terlalu sunyi untuk mendekap tubuh manusia yang semakin renta. Segala yang ia butuh saat ini adalah udara sejuk, dan senja sore yang berlayut mesra bersama keluarga. Ia dapatkan itu, semoga tak seperti 32 tahun lalu.

Advertisement

Terkini

News8 jam ago

Mendag: Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

SERIKATNEWS.COM – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa Pemerintah terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau. Terkait...

News13 jam ago

KOPRI PB PMII Berikan Bunga sebagai Tanda Apresisasi untuk DPR RI

SERIKATNEWS.COM – KOPRI PB PMII Memberikan apresiasi kepada DRP RI di Gedung Nusantara II Jakarta dengan menebar bunga sebagai bentuk...

News20 jam ago

Percepat Pembangunan Desa, Gus Halim Minta Mahasiswa dan Pendamping Desa Kolaborasi

SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar meminta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik menjadi media...

News21 jam ago

Metaverse Menurut Bill Gates

SERIKATNEWS.COM – Kehadiran Metaverse diprediksi akan mengubah banyak kebiasaan masyarakat. Menurut Co-founder Microsoft, Bill Gates, ke depannya kebiasaan di dunia...

News22 jam ago

Kemendag: Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai

SERIKATNEWS.COM – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memulai era baru dalam perdagangan fisik emas digital di bursa berjangka. Kini...

Olahraga1 hari ago

Thomas Tuchel, Pelatih Terbaik FIFA 2021

SERIKATNEWS.COM – Pelatih Chelsea Thomas Tuchel dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik FIFA 2021. Penghargaan itu diberikan kepadanya setelah memimpin Chelsea memenangi...

News1 hari ago

Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Tambah 10 SPKLU di Indonesia Timur

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) melakukan peresmian serentak 10 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara...

Populer

%d blogger menyukai ini: