SERIKATNEWS.COM – Dusun Brangkal dan Kedungsari, Desa Brangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, dilanda banjir pada Sabtu (29/2/2020). Banjir dengan ketinggian hingga 70 sentimeter terjadi disebabkan jebolnya tanggul di sisi barat sungai Avur Besuk.
Dikutip dari Kompas, Siti Ruminingsih, warga Dusun Brangkal mengatakan bahwa banjir itu mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 06.30 WIB. “Awalnya, banjir hanya menggenangi jalan dan pekarangan rumah dengan ketinggian antara 30 sentimeter hingga 50 sentimeter,” katanya.
Namun, sekitar pukul 09.00 WIB, lanjut Siti, air mulai menggenangi rumahnya dan warga lain dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Ketinggian air berangsu-angsur naik hingga mencapai ketinggian air di atas mata kaki.
Sedangkan Mukaromatul mengatakan bahwa banjir di desanya merupakan peristiwa langka. Walapun Desa Brangkal pernah dilanda banjir, namun terjadi pada periode tahun 90-an. “Dulu sih pernah banjir, tapi sekitar tahun 1993. Baru sekarang ada banjir lagi,” kata Mukaromatul.
Menurutnya, sepanjang tidak ada masalah pada aliran sungai yang berada di timur dan sisi barat perkampungan penduduk, banjir diyakini tidak akan terjadi. Hal senada disampaikan Mahfud Rifai, warga Dusun Brangkal bahwa “Dulu, dulu sekali, sering banjir. Kalau sekarang banjir ya karena ada tanggul jebol di sana.”
Kepala Desa Bangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Sun’an mengatakan jebolnya tanggul Sungai Avur Besuk mengakibatkan 450 rumah terendam banjir. “Dua dusun yang terkena banjir. Ada sekitar 450 rumah yang terdampak dan paling banyak di Dusun Brangkal,” kata Sun’an.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...