SERIKATNEWS.COM – Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022, akan segera ditetapkan. Namun, publik diminta untuk bersabar.
Tim investigasi, kata Dedi, saat ini masih terus bekerja secara marathon sesuai perintah Kapolri. “Perlu saya sampaikan tentang update, tim harus sesegera mungkin untuk mengambil langkah-langkah guna menetapkan tersangka,” katanya dalam konferensi pers pada Selasa, 4 Oktober 2022.
Ia berjanji petugas akan menangani kasus ini secepat mungkin. Meski demikian, pihaknya harus tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian, ketelitian, dan proses pembuktian secara ilmiah.
Menurutnya, berkaitan dengan tragedi maut setelah pertandingan antara Arema vs Surabaya itu, sejauh ini sudah ada total 29 orang yang diperiksa penyidik. Jadi, hingga kini polisi masih gencar menyempurnakan berkas investigasi mengenai tragedi itu.
Dedi juga mengatakan bahwa tim investigasi telah meminta keterangan sejumlah saksi dari pihak masyarakat. “Besok juga ada beberapa saksi dari masyarakat juga yang akan dimintai keterangan terkait dengan masalah peristiwa yang ada di Kanjuruhan,” imbuhnya.
Pihaknya pun menegaskan, Polri bekerja mendalami tragedi Kanjuruhan berdasarkan fakta hukum. Dan dipastikan bahwa pihaknya tidak berandai-andai terkait insiden yang mengakibatkan 125 nyawa orang melayang.
“Bahwa tim investigasi yang dibentuk Pak Kapolri ini bekerja semua berdasarkan fakta hukum. Kita tidak berandai andai, keputusan semua berada di Bapak Kapolri,” tukasnya. ***
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...