Connect with us

News

Tolak TKA, Puluhan Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kepri

Published

on

Puluhan mahasiswa Kepri gelar aksi di kantor Disnaker Kabupaten Bintan © Antara

SERIKATNEWS.COM – Tolak kedatangan ratusan TKA asal Tiongkok di PT Bintan Alumina Indonesia, puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Kepri (AMK) melakukan aksi protes, Senin (24/8/2020).

Ada dua titik aksi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa tersebut, yaitu di kantor Disnaker dan kantor Gubernur Kepri.

Budi Prasetyo selaku koordinator mengatakan bahwa aksi tersebut meminta transparansi terkait jumlah TKA di PT BAI dan meminta Disnaker Bintan untuk berkomitmen dalam mengawal proses penerimaan 20.000 karyawan PT BAI.

“Kami juga meminta Disnaker Bintan untuk melibatkan mahasiswa dalam pengawasan penerimaan tenaga kerja lokal di PT BAI,” ujar Budi, dilansir dari Antara, Selasa (25/8/2020).

Dalam aksi itu, mahasiswa juga menuntut DPRD Provinsi Kepri untuk membentuk tim pansus. Hal ini untuk mengetahui terkait jumlah sebenarnya TKA yang ada di PT BAI.

Aliansi Mahasiswa Kepri juga meminta Pemprov Kepri menjalankan Undang-Undang Nomor 39 tahun 2009 terkait Kawasan Ekonomi Khusus, dan mendesak Gubernur Kepri untuk mencopot Kepala Disnaker Provinsi Kepri karena dinilai lalai mendatangkan TKA di tengah meningkatnya pandemi COVID-19 di Kepri.

“Di tengah kondisi COVID-19, seharusnya pemerintah tidak mengizinkan TKA masuk ke daerah kita, apalagi dari negara terjangkit,” ujar Budi.

Indra Hidayat selaku kepala Disnaker memaparkan terkait jumlah TKA di PT BAI sebanyak 800 orang dan tenaga kerja lokal sebanyak 2500 orang. Hidayat juga mengaku siap jika dilakukan pengawasan dan monitoring terkait proses penerimaan tenaga kerja di PT BAI.

Plt. Kepala Disnaker Kepri, Abdul Bar menjamin bahwa TKA yang datang tersebut sudah memenuhi persyaratan bekerja di Bintan. Berdasarkan laporan yang diterima dari PT BAI, katanya, pekerja asal negara tirai bambu ini telah mengantongi izin Rencana Penggunaan TKA (RPTKA) dari Kementerian terkait.

Baca Juga:  Gibran: Tangkap Aja Kalau Ada Buktinya

“Alhamdulillah perizinan lengkap, kalau tidak lengkap, tentu tidak boleh bekerja di sini,” tuturnya.

Advertisement
Advertisement

Terkini

News3 jam ago

Kemenperin Terima 150 Unit Konsentrator Oksigen dari Asosiasi Gula

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Perindustrian bersama pelaku dan asosiasi industri bertekad untuk terus melakukan upaya percepatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di...

News3 jam ago

EFT Gelar Lomba Menulis Artikel, Hadiah Utama Rp7.500.000

SERIKATNEWS.COM – Selama ini pembangunan ekonomi dinilai hanya mengejar pertumbuhan dan sering kali merugian lingkungan. Karena itu, diperlukan inovasi kebijakan...

News11 jam ago

Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi para pelaku usaha untuk ikut membangun 101 stasiun pengisian kendaraan...

News12 jam ago

Sediakan Listrik untuk Kapal Sandar, PLN Dukung Pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) terus berinovasi dan menghadirkan layanan kelistrikan di sektor kelautan dan perikanan. Terbaru, Unit Pelaksana Pelayanan...

News13 jam ago

Generator Milik Kantor Pemkab Sampang Hangus Terbakar

SERIKATNEWS.COM – Lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur dikagetkan dengan adanya asap hitam yang mengepul ke udara....

Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.! Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.!
Lifestyle15 jam ago

Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.!

SERIKATNEWS.COM – JAKARTA- Media sosial belum lama ini di gemparkan  dengan sosok remaja yang mempunyai fisik mirip dengan grup lawak...

News17 jam ago

Muncul Klaster Pendidikan, Zen ADV: Jangan Hentikan PTM, Kasihan Pendidikan Anak-anak

SERIKATNEWS.COM – Munculnya klaster pendidikan di beberapa daerah di Jateng setelah berlangsung pembelajaran tatap muka (PTM) beberapa minggu ini, hendaknya...

Populer

%d blogger menyukai ini: