SERIKATNEWS.COM – Beberapa hari mutakhir viral aksi aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Unija di depan Kantor Pemkab Sumenep, Senin (1/11/2021) kemarin, seakan menghalangi mobil Ambulance yang mau lewat.
Sehingga terkesan aksi tersebut tak berprikemanusiaan. Padahal faktanya tidak demikian menurut Ketua Umum Cabang PMII Sumenep.
Biar tidak salah paham, ini dia klarifikasi Ketum PMII Cabang Sumenep;
Pertama, kami sampaikan ke publik, bahwa ada banyak media yang salah informasi. Pertama, aksi PMII Komisariat Unija tertanggal 1 November 2021 ini tidak ada niatan menghalangi pengendara motor, mobil dan transportasi lainnya.
Ini barangkali karena blokade jalan yang tidak optimal atau barangkali memang jalan tidak blokade. Pengakuan dari Ketua Komisariat PMII Unija demikian. Dan itu benar adanya, karena Bidang Advokasi Cabang PMII Sumenep mendampingi aksi itu.
Kedua, tidak benar jika ambulance itu putar balik. Cek video lengkapnya, jelas sekali tak ada mobil ambulance yang putar balik, justeru diberikan jalan oleh massa aksi. Kalau misalnya sampai ada petugas yang turun meminta maksa aksi untuk buka jalan, itu dikarenakan banyak hal, misal karena massa aksi sedang orasi sehingga bising, atau sama-sama fokus pada teatrikal aksinya.
“Kami berharap, publik jangan hanya melihat kejadian yang digoreng ini, sehingga PMII tampak buruk. Tapi lihatlah aspirasi mulia dari Sahabat-sahabat PMII, yang lahir dari situasi dan kondisi masyarakat Sumenep untuk dibela, tentang kemiskinan dan lainnya. Ini perlu diperhatikan, jangan latah. Sahabat-sahabat PMII tidak minta dipuji oleh publik, tidak. Karena kami melakukan aksi berdasarkan hati nurani. Dipuji silahkan, dihujat silahkan, tujuannya jelas.”
Ketiga, kami sayangkan media-media besar kok bisa salah informasi. Dimana kredibilitasnya ? Kalau media besar salah informasi begini dan dikonsumsi publik, bahaya negeri ini, mau jadi apa masa depan negeri kita?
Menyukai ini:
Suka Memuat...