SERIKATNEWS.COM – Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah. Hampir di setiap daerah punya minuman khas yang bahannya menggunakan rempah-rempah.
Di daerah Kudus, Demak, dan Pati ada satu wedang yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Wedang yang dimaksud adalah wedang coro atau disebut juga jamu coro.
Minuman tradisional ini diwariskan secara turun-temurun. Mulanya, para penjual menjajakan dengan berjalan kaki. Kini banyak yang beralih menggunakan sepeda motor.
Berdasarkan sejarahnya seperti yang dikutip dari laporan Merdeka, Kamis (22/12/2022), wedang coro merupakan jamu tradisional peninggalan Raden Patah, raja pertama Kerajaan Demak yang berkuasa dari tahun 1478-1518.
Untuk membuatnya, ada beberapa bahan yang perlu disiapkan. Dalam video Youtube Ragam Indonesia Trans7, berikut bahan wedang coro: serai, kayu manis, jahe, daun pandan, santan kental, gula merah, daging buah kelapa muda, dan tepung beras.
Berikut langkah pertama yang perlu dilakukan:
- Bersihkan jahe tanpa dikupas. Lalu bakar.
- Geprek jahe yang sudah dibakar dan serai.
- Iris halus gula merah.
- Potong dadu daging kelapa muda, lalu sangrai sampai aromanya tercium. Nantinya dadu kelapa muda menjadi isian untuk sajian wedang.
Adapun langkah kedua sebagai berikut:
- Rebus air hingga mendidih. setelah mendidih, masukkan jahe dan sereh yang sudah digeprek.
- Masukkan gula yang sudah diiris lalu aduk-aduk hingga mendidih.
- Kemudian masukkan santan kental.
- Aduk-aduk, lalu masukkan daun pandan.
- Terakhir tambahkan tepung beras yang sudah dilarutkan. Aduk terus agar tidak menggumpal lalu tunggu sampai mendidih.
- Wedang coro sudah siap disajikan.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...