SERIKATNEWS.COM – Dua pekan menjalani Bulan Ramadan yang berhadapan dengan pandemi korona (Covid-19), penjual jajanan di Kabupaten Temanggung mengalami penurunan omzet.
Salah satu yang terdampak pandemi korona ini adalah pedagang makanan dan angkringan yang biasanya menjajakan makanan saat menjelang waktu berbuka. Pedagang musiman ini biasanya berjualan saat Bulan Ramadan mulai pukul 3 sore sampai dengan pukul 7 malam.
Dilansir dari Info Publik, Rabu (6/5/2020), salah satu penjual angkringan yang ada di Komplek Plaza Temanggung, Fandi Doni (26) mengaku omzet penjualan makanannya turun sebesar 40-60%. Doni mengatakan bahwa saat seperti ini dirinya harus memutar otak untuk mengurangi penurunan omzetnya.
“Saat ini selain melayani pembeli di angkringan juga melayani penjualan delivery dan jemput bola,” jelasnya.
Selain Doni, ada juga penjual makanan di seputar Alun-alun Temanggung, yaitu Septian (34). Penjualannya terjun bebas hingga menyentuh 80%. Selain karena dampak Covid-19 juga adanya pembatasan jam malam, akibatnya masyarakat banyak berkurang mengunjungi warungnya.
“Ramadan tahun ini sangat berat dengan sepinya pembeli. Saya sekarang jualan di rumah dan jualan online untuk bisa menggaji pegawai saya, kasihan kalau mereka saya rumahkan,” imbuhnya.
Kondisi demikian bagi para pedagang hanya bisa berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga perekonomian masyarakat dapat pulih seperti sedia kala.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...