SERIKATNEWS.COM – Pimpinan Pondok Pesantren Roudlotul Hasanah Subang KH Mochammad Abdul Mu’min menuding Wakil Ketua DPR Fadli Zon sudah tak beradab karena memolitikkan doa KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) melalui puisi yang diviralkan.
“Saya sudah baca puisi Fadli itu. Isinya merendahkan ulama dengan mengatakan doanya ditukar. Para politikus jangan kurang ajar pada ulama. Pesantren itu sudah berumur ratusan tahun sementara politikus bari lahir kemarin sore,” kata Kiai Mu’min, Senin (4/2/2019).
Kiai Mu’min menuturkan bahwa Mbah Moen adalah ulama karismatik yang dihormati karena keilmuan dan kealimannya, sehingga Kiai Mu’min menganggap Fadli dengan menulis ‘Puisi yang Ditukar’ sama saja tidak menghormati ulama.
“Rasulullah memerintahkan agar kami menghormati ulama, takzim kepada ulama, karena ulama adalah yang mengurus umat dan yang memerdekakan republik ini,” kata Kiai Mu’min.
Oleh sebab itu, Kiai Mu’min mengingatkan semua pihak tidak ikut-ikutan mempermainkan ulama seperti yang dilakukan Fadli dengan puisinya.
“Setiap sesuatu jika dipandang dengan hati benci, jangankan yang salah, yang benar pun disalahkan,” imbuhnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...