JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fauqi Hapidekso, meminta pemerintah memastikan keamanan dan keselamatan warga sipil di daerah konflik Papua. Pernyataan ini disampaikan Fauqi menanggapi pembakaran pesawat Associated Mission Aviation (AMA) yang menewaskan pilot, Nicholas F. Goselin. Peristiwa tersebut terjadi dalam aksi penyerangan di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
“Kami prihatin atas aksi pembakaran pesawat yang menyebabkan pilot meninggal dunia. Kami meminta pemerintah memastikan keamanan dan keselamatan warga sipil di daerah konflik Papua. Jangan sampai ada lagi korban sipil akibat konflik yang terus berlangsung. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar Fauqi di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Fauqi menegaskan, pembunuhan terhadap seorang pilot sipil dan pembakaran pesawat perintis merupakan tindakan yang mencabut hak asasi manusia paling mendasar, yaitu hak untuk hidup, hak atas rasa aman, serta hak untuk bekerja tanpa ancaman kekerasan. Menurutnya, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk melindungi setiap warga negara dari segala bentuk kekerasan.
“Setiap warga negara berhak hidup dengan aman dan terbebas dari rasa takut. Ketika seorang warga sipil menjadi korban kekerasan, hak asasinya telah dirampas. Negara tidak boleh membiarkan pelanggaran hak asasi manusia terus berulang. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun yang tidak kalah penting adalah memastikan tidak ada lagi korban sipil yang berjatuhan,” tegasnya.
Fauqi juga mengingatkan bahwa pesawat AMA merupakan bagian penting dari layanan penerbangan perintis yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di pedalaman Papua. Penerbangan tersebut menghubungkan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau serta mengangkut logistik, tenaga kesehatan, kebutuhan pendidikan, dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
“Keamanan penerbangan perintis harus dijamin. Jika ancaman terhadap pesawat sipil terus terjadi, masyarakat di pedalaman Papua akan kehilangan akses terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, distribusi logistik, serta berbagai kebutuhan dasar yang menjadi hajat hidup mereka. Kondisi ini pada akhirnya juga berpotensi menghilangkan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan dasar secara layak,” katanya.
Karena itu, Fauqi meminta pemerintah segera mengambil langkah terpadu agar konflik tidak terus memakan korban dari kalangan sipil. Menurutnya, perlindungan terhadap masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap upaya penanganan keamanan di Papua.
“Kita harus mencegah bertambahnya korban sipil. Aparat keamanan perlu memperkuat perlindungan terhadap masyarakat, tenaga kesehatan, guru, pilot, pekerja kemanusiaan, dan seluruh warga yang menjalankan aktivitas pelayanan di pedalaman Papua. Jangan sampai masyarakat yang tidak terlibat konflik justru menjadi korban,” ujarnya.
Fauqi juga meminta dilakukan investigasi secara menyeluruh terkait pembakaran pesawat tersebut. Berdasarkan laporan awal, sesaat setelah pesawat mendarat di Lapangan Terbang Balinggama terjadi aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata.
“Investigasi secara menyeluruh, penegakan hukum yang tegas, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah sangat diperlukan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat sipil dapat menjalani kehidupan dengan aman,” pungkas Fauqi. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...