IKPM Jabar; Mengadakan Pegelaran Seni Untuk Rohingya
Penulis: Serikat News
Senin, 18 September 2017 - 02:45 WIB
Foto: IKPM Jawa Barat) mengadakan pagelaran seni dan penggalangan dana peduli Rohingya
Foto: IKPM Jawa Barat) mengadakan pagelaran seni dan penggalangan dana peduli Rohingya
YOGYAKARTA,SERIKATNEWS.COM-Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Jawa Barat di Yogyakarta (IKPM Jawa Barat) mengadakan pagelaran seni dan penggalangan dana peduli Rohingya, Minggu (17/09) di kilometer nol kota Yogyakarta.
Aksi penggalangan dana dan pagelaran seni ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Barat yang berdomisili di Yogyakarta.
“Kami sebagai mahasiswa turut berduka, sehingga ada inisiatif dari kawan-kawan agar menggalang dana untuk meringankan beban mereka muslim Rohingya yang telah dicedarai haknya sebagai manusia,” kata Aditian, Mahasiswa asal Banjar.
Mereka lebih memilih mengadakan pagelaran seni ketimbang hanya meminta sumbangan dari para pengendara motor/mobil yang melintas, setidaknya ada karya yang kita sumbangkan pula ketimbang hanya menggalang dana saja.
Tragedi itu tidak di pandang sebagai isu keagamaan semata, karena semua umat beragama tentunya menjungung tinggi nilai kemanusiaan.
“Kita peduli terhadap muslim Rohingya, semoga dengan adanya galang dana dari kami umat muslim Rohingya bisa tetap menyambung hidup”, tutup Acep, Ketua IKPM JABAR Yogyakarta. (Atiq)
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, menyampaikan keprihatinan atas terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan
PROBOLINGGO – Proses penyidikan dugaan tindak pidana kasus penganiayaan yang menyeret pemilik Hotel 88 Sukapura, Dinggyo Cuwi alias Mr. Cuwi, dipersoalkan
PAMEKASAN – Paguyuban Pemuda Pamekasan mendeklarasikan dukungan terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming
JAKARTA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai difungsikan sebagai titik pelayanan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Melalui skema