SERIKATNEWS.COM – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyampaikan bahwa pembatasan beribadah di tengah pandemi korona tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pembatasan tersebut sah dan dibolehkan secara hukum HAM internasional.
“Dalam situasi state emergency atau negara darurat, diizinkan untuk mengurangi, menunda atau membatasi hal kebebasan, termasuk hak untuk mengekspresikan kebebasan beragama,” kata Damanik dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Berita Satu Media Holdings dengan Universitas Pelita Harapan di Jakarta, Rabu (13/5/2020).
Dalam diskusi yang mengangkat tema “Gaduh Gara-Gara Covid-19” tersebut, ia menjelaskan pembatasan itu tidak melanggar HAM karena bukan masalah iman yang dicabut, namun hanya mengurangi cara beribadah agar bisa memutus penyebaran Covid-19.
“Imannya tidak diganggu atau forum internum (kebebasan secara individual) namanya. Forum eksternum (ekspresi kebebasan di ruang publik) itu adalah orang salat berjamaah, orang pergi misa di gereja. Ini bisa dikurangi atau dibatasi,” jelas Damanik.
Kemudian dia mengatakan, Komnas HAM menginginkan dari awal agar diatur dengan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Hal itu agar dasar hukumnya kuat dan komprehensif. Namun, Komnas HAM harus menerima karena pemerintah lebih mengaturnya lewat Perppres.
Menurutnya, standar HAM internasional maupun nasional memberikan wewenang kepada pihak pemerintah untuk membatasi, mengurangi atau menunda hak asasi terkait kemerdekaan untuk berkumpul dan beribadah dalam jumlah yang besar. Hal itu demi kepentingan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang lebih luas.
Dia menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan publik menjadi acuan yang lebih utama di dalam pembatasan, pengurangan, dan penundaan hak asasi tertentu, termasuk hak untuk beribadah yang menyertakan jumlah besar umat.
“Kebijakan yang tegas untuk membatasi, mengurangi dan menunda kebebasan demi keselamatan dan kesehatan publik yang lebih luas, tidak merupakan pelanggaran atas hak asasi manusia (HAM),” pungkas Damanik.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...