SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Kota Semarang tengah menyiapkan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan. Hal tersebut akan diterapkan demi menekan penularan virus korona di daerah yang dikenal sebagai Kota Atlas itu.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan bahwa sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan itu sebagai tindak lanjut terhadap Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019.
“Kita sudah diskusikan sama kawan-kawan, tinggal diputuskan bagian hukum,” kata Hendrar Prihadi, Kamis (6/8/2020).
Pria yang akrab disapa Hendi itu belum menjelaskan secara detail sanksi yang akan diterapkan. Dia hanya mengatakan dalam waktu dekat akan muncul peraturan Wali Kota yang mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Semarang.
“Dalam waktu dekat akan muncul peraturan yang tidak pakai masker akan diberi sanksi”
“Pokoknya nanti dalam waktu dekat akan muncul peraturan yang tidak pakai masker akan diberi sanksi. Sanksinya apa? Ya ini sedang diproses, nanti pokoknya maksimal minggu depanlah sudah ada Perwal aturan yang mengatur itu,” ucap dia.
Sementara terkait hasil evaluasi penanganan COVID-19, Hendi mengatakan, ada beberapa perubahan. Namun, penyampaiannya akan bersamaan dengan Perwal terkait sanksi.
“Kalau turun, turun. Tapi ya hitungannya masih tinggi tapi sudah turun kan dari 950 sekarang sudah 500 berapa itu. Nanti ada beberapa hal yang memang kita akan berikan perubahan sekaligus mengumumkan sanksi bagi warga yang tidak pakai masker,” jelasnya.
Dilansir dari laman siagacorona.semarangkota.go.id, saat ini masih ada 557 orang terpapar virus korona dengan rincian 401 warga asli Kota Semarang dan 156 orang warga luar Kota yang dirawat di Semarang.
Sedangkan angka kesembuhan ada 3.291 orang dan kematian total 481 orang dengan rincian 382 warga Semarang dan 99 warga luar Kota Semarang.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...