SERIKATNEWS.COM – Ibu Parida, perempuan asal Bangkalan, Madura, mengadu nasib di Alun-alun Kidul Yogyakarta dengan berjualan sate. Di alun-alun yang terletak di selatan Keraton Yogyakarta, dengan pakaian sederhana dia berjualan sate ayam bumbu kacang demi sesuap nasi.
Di usia yang menginjak 62 tahun, ibu Parida duduk lesehan di pinggir alun-alun mulai pukul 3 sore. Dia mengipas sate yang diletakkan di atas pemanggang sambil memanggil pengunjung alun-alun.
“Duduk di sini saja tiap hari dari jam 3 sore sampai 8 malam karena virus (korona). Kalau dulu sampai jam 12 malam,” kata Ibu Farida, Selasa (11/8/2020).
Ibu Parida mulai berjualan sate sejak dicerai suaminya empat belas tahun yang lalu. Tidak dikaruniai anak, dia hidup tanpa keluarga di Kota Gudeg.
“Tinggal di kos daerah Pugeran, setiap tahun bayar 2 juta,” ujarnya sambil menampakkan senyum.
Meskipun pendapatan dari berjualan sate tidak seberapa, tapi Ibu Parida selalu menyukurinya. Dia mengaku ikhlas mengeluarkan keringatnya sendiri.
“Alhamdulillah, cukup untuk biaya hidup. Yang paling penting semoga tetap diberikan kesehatan nak, sehingga bisa terus berusaha (jualan sate),” ucapnya sambil menatap ke langit.
Menyukai ini:
Suka Memuat...