SERIKATNEWS.COM – Sebuah video viral yang mempertontonkan reaksi adu argumen antara Direktur CV Jawara Internasional Djaya (JID), Marsuto Alfianto bersama dengan petugas yang diduga oknum Bea Cukai pada Minggu (11/8/2024) lalu.
Melalui unggahan Tiktok @Pangeran Maduratna, Humas Bea Cukai Madura, Yoga, meresponsnya dengan mengaku tidak tahu menahu terkait reaksi percekcokan atau adu argumen sebagaimana viral di media sosial.
“Sebenarnya Bea Cukai Madura baru mengetahui pasca beredar video viral. Soalnya yang turun ke lokasi bukan Bea Cukai Madura, tetapi langsung Bea Cukai pusat,” ungkapnya di hadapan sejumlah media.
Atas kejadian tersebut, lanjut Yoga, Bea Cukai Madura berupaya melakukan konfirmasi ke Bea Cukai pusat perihal kejadian di PR Ontong Teros yang berada di Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
“Kita sudah melakukan upaya konfirmasi perihal apa yang terjadi di lokasi tersebut. Dan kita sedang menunggu jawaban itu dari Bea Cukai pusat. Karena sebelumnya, Bea Cukai pusat tidak melakukan langkah koordinasi ke Bea Cukai Madura untuk turun ke lapangan,” imbuhnya.
Yoga menjelaskan bahwa tatkala mau turun ke lapangan, Bea Cukai pusat tidak perlu melakukan upaya koordinasi terlebih dahulu ke daerah. “Karena Bea Cukai pusat punya surat tugas tersendiri untuk turun langsung ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dalam artian mempunyai ruang kebebasan,” jelasnya.
Atas kejadian adu argumen yang sempat menggegerkan jagat media sosial tersebut, Bea Cukai Madura belum bisa memberikan keterangan resmi perihal peristiwa di PR Ontong Teros. “Kami belum menerima informasi apa pun dari Bea Cukai pusat atas kejadian tersebut. Makanya tidak berani untuk menyampaikan apapun untuk peristiwa tersebut,” tandasnya.
Jurnalis Serikat News Sumenep, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...