SERIKATNEWS.COM – Pengumuman dari Anggota KPU RI, Evi Novida Ginting, menyebut masih ada 13 jumlah calon kepala daerah di Pilkada 2020 yang positif Covid-19 termasuk Surabaya.
Anas Karno (Juru Bicara Tim Pemenangan bakal pasangan Cawali dan Cawawali Surabaya Eri Cahyadi-Armuji), mengaku kaget membaca pengumuman dari KPU Pusat tentang adanya calon kepala daerah dari Surabaya yang positif Covid-19 padahal sudah menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Kan kebetulan ada pasangan calon yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 oleh KPU Surabaya, tapi sampai sekarang kita belum mendengar pengumuman eksplisit dari KPU bahwa pasangan calon tersebut sudah negatif Covid-19 berdasarkan tes PCR,” ucap Anas di Surabaya, Rabu (23/9/2020).
Pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon baru bisa dilakukan jika hasil swab test negatif Covid-19. Demikian pula berdasarkan Surat Ketua KPU RI Nomor: 742/PL.02.2-SD/06/KPU/IX/2020.
“Yang menjadi acuan dalam pemeriksaan kesehatan adalah tes swab berbasis PCR, bukan sekadar dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi sekian hari,” jelas Anas.
Anas mendesak KPU untuk segera memperjelas status Covid-19 pasangan calon tertentu agar tidak membahayakan publik. Paling tidak, kata Anas, status Covid-19 tersebut disampaikan secara eksplisit kepada tim dari seluruh paslon.
“Hal ini penting mengingat ada tahapan yang melibatkan pasangan calon dan banyak orang, di antaranya penetapan calon pada 23 September,” tegas Anas.
Menurutnya, akan berbahaya jika tidak ada kejelasan status Covid-19 salah satu paslon di Pilkada Surabaya.
Menyukai ini:
Suka Memuat...