SERIKATNEWS.COM – Di tengah pengusutan perkara megakorupsi E-KTP, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan disiram air keras pada bagian wajah oleh orang tidak dikenal (11/4) dan hingga saat ini belum terungkap siapa pelakunya. Indonesia Corruprion Watch (ICW) menganggap saat ini KPK dalam ancaman.
Peneliti ICW, Nisa Rizkiah mengatakan, seiring waktu berjalan, DPR juga berupaya mengajukan Hak Angket untuk meminta KPK membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam, Politisi DPR yang menjadi tersangka korupsi E KTP. “Segala macam bentuk intimidasi dan pelemahan terhadap KPK tidak bisa didiamkan,” katanya kepada Serikatnews.com.
Nisa berharap, semua kalangan harus bergerak. Oleh karenanya, kata dia, pada momentum Hari Kartini, Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama para perempuan yang mempunyai komitmen antikorupsi akan memberikan dukungan terhadap KPK dan melawan segala upaya pelemahan terhadap KPK. (Arif Kusuma F)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...