SERIKATNEWS.COM – Analog Switch Off (ASO) atau migrasi sistem penyiaran televisi dari analog ke digital memiliki banyak manfaat. Baik bagi masyarakat, lembaga penyiaran, maupun bagi negara.
Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong, dengan beralih ke TV Digital, maka masyarakat akan menikmati kualitas siaran TV yang lebih baik. Gambarnya lebih bersih, suaranya lebih jernih, dan teknologi yang lebih canggih.
Pilihan konten siaran bagi masyarakat juga akan menjadi semakin banyak dan beragam jenisnya, serta dapat dinikmati secara gratis. “Siaran TV Digital bersifat free-to-air dan bukan TV berlangganan, jadi masyarakat tidak perlu berlangganan ataupun menggunakan kuota paket data internet,” jelasnya di Jakarta Pusat, Jumat kemarin, 04 November 2022.
Sementara itu bagi lembaga penyiaran, menurut Usman Kansong migrasi sistem analog ke digital akan membuat industri penyiaran menjadi lebih siap untuk bersaing di era konvergensi melalui adopsi teknologi baru dan pemanfaatan multi kanal siaran. Investasi juga akan lebih efisien dalam jangka panjang, sejalan dengan potensi pemanfaatan infrastruktur bersama di era TV digital.
Manfaat besar juga akan didapat negara dari peralihan siaran tv analog ke digital. Beralihnya sistem analog ke digital ini akan menghasilkan penggunaan spektrum frekuensi 700 MHz yang lebih efisien. Peralihan itu menghasilkan digital dividen pemanfaatan spektrum frekuensi radio.
“Yang dapat digunakan untuk mewujudkan internet cepat yang lebih merata, efek berganda di sektor ekonomi digital, dan memberikan tambahan pemasukan APBN dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Selain itu juga akan terjadi potensi peningkatan PDB yang signifikan,” tukasnya. ***
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...