SERIKATNEWS.COM – Komunitas Pemuda Kawal Demokrasi (KPKD) Jawa Timur (Jatim), menduga ada intervensi oknum KPU Provinsi Jatim dalam pelolosan peserta seleksi PPK. Karena itu, KPKD Jawa Timur mengeluarkan seruan aksi, mengajak semua peserta seleksi PPK yang merasa dicurangi untuk mengepung kantor KPU Provinsi Jatim, pada Senin besok (19/12/2022), pukul 12.00 WIB.
“Oknum komisioner KPU Jawa Timur itu justru menyeleksi peserta PPK menggunakan ukuran dan parameter kebencian. Bukan lagi meletakkan objektivitas sebagai patokan lolosnya peserta,” kata koordinator lapangan aksi KPKD Jawa Timur, Fahrur Rosi dalam keterangan yang diterima Minggu, 18 Desember 2022.
Fahrur menyebut, ada salah satu peserta yang dicoret hanya karena masalah pribadi. Baginya, tindakan oknum KPU Jatim tersebut membuat instansi penyelenggara Pemilu tercoreng.
“Imbasnya kualitas Pemilu 2024 tak akan bersih. Pejabat yang dipercaya publik justru bermain mata sejak dalam seleksi penyelenggara kecamatan,” lanjutnya.
Berdasarkan hal tersebut, dalam aksinya, Komunitas Pemuda Kawal Demokrasi Jawa Timur menuntut 5 hal. Pertama, mendesak menghentikan cara kotor dalam seleksi PPK.
Kedua, agendakan investigasi dan audit KPU Jatim. Ketiga, menuntut KPU agar memberikan hak politik korban Syiah Sampang.
Keempat, usut tuntas kasus penyelewengan dana hibah KPU Surabaya. Kelima, copot oknum komisioner lancung.
Selain itu, KPKD Jawa Timur juga menyerukan kepada seluruh rakyat Jawa Timur, pemuda/i, mahasiswa, pelajar,
buruh, tani, nelayan, dan semua lapisan masyarakat Jatim untuk bersama-sama melawan praktik kotor oknum Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur.
“Dengan cara selamatkan KPU Jawa Timur dan dukung kepolisian melanjutkan kasus dana hibah KPU Surabaya,” pungkas Fahrur.
Menyukai ini:
Suka Memuat...