SERIKATNEWS.COM – Puluhan massa aksi yang tergabung dengan Komunitas Pemuda Kawal Demokrasi Jawa Timur melempari gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur dengan telur busuk pada aksi demonstrasi, Senin 19 Desember 2022.
Dari pantauan Serikatnews.com ada 16 butir telur yang dilempar oleh massa aksi yang mengarah ke papan nama gedung KPU Jawa Timur. “Ini bentuk akumulasi kekecewaan terhadap praktik culas oknum Komisioner KPU Jawa Timur,” kata Koorlap Aksi, Fahrur Rosi.
Dia menegaskan ada dugaan kuat intervensi oknum KPU Provinsi Jatim dalam pelolosan peserta seleksi PPK. “Oknum komisioner KPU Jawa Timur itu justru menyeleksi peserta PPK menggunakan ukuran dan parameter kebencian. Bukan lagi meletakkan objektivitas sebagai patokan lolosnya peserta,” ujarnya.
Bahkan Fahrur menyebut, ada salah satu peserta yang dicoret hanya karena masalah pribadi. Baginya, tindakan oknum KPU Jatim tersebut membuat instansi penyelenggara Pemilu tercoreng.
“Imbasnya kualitas Pemilu 2024 tak akan bersih. Pejabat yang dipercaya publik justru bermain mata sejak dalam seleksi
penyelenggara kecamatan,” lanjutnya.
Berdasarkan hal tersebut, dalam aksinya, Komunitas Pemuda Kawal Demokrasi Jawa Timur menuntut 5 hal. Pertama, mendesak menghentikan cara kotor dalam seleksi PPK.
Kedua, agendakan investigasi dan audit KPU Jatim. Ketiga, menuntut KPU agar memberikan hak politik korban Syiah Sampang.
Keempat, usut tuntas kasus penyelewengan dana hibah KPU Surabaya. Kelima, copot oknum komisioner lancung.
Selain itu, KPKD Jawa Timur juga menyerukan kepada seluruh rakyat Jawa Timur, pemuda/i, mahasiswa, pelajar, buruh, tani, nelayan, dan semua lapisan masyarakat Jatim untuk bersama-sama melawan praktik kotor oknum Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur.
“Dengan cara selamatkan KPU Jawa Timur dan dukung kepolisian melanjutkan kasus dana hibah KPU Surabaya,” pungkas Fahrur.
Menyukai ini:
Suka Memuat...