PROBOLINGGO – Konferensi Cabang (Konfercab) ke IV Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kota Kraksaan, pada Sabtu (13/12/2025) menyisakan polemik adanya dugaan berkas rekomendasi yang dengan tandatangan palsu.
Rekomendasi tersebut berasal dari Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor Pakuniran, yang dinilai ganda setelah memberikan dua rekomendasi kepada dua calon sekaligus yakni Syamsuddin Gulu dan Abd. Rahman.
Sedangkan dalam aturan, setiap calon bisa lanjut ke tahap pemilihan setelah memperoleh minimal 3 rekomendasi dari 12 PAC yang ada. Dalam hal ini, Abd. Rahman memperoleh 9 rekomendasi dari PAC dan Syamsuddin Gulu memperoleh 3 rekomendasi.
Dari berkas rekomendasi inilah membuat Syamsudin Gulu tidak lolos dalam verifikasi dan tidak dapat melanjutkan ke tahap pemilihan lantaran PAC Ansor Pakuniran juga mengeluarkan rekomendasi kepada Abd. Rahman.
Ketua PAC Pajarakan Moh. Hasan Taufiqur Rahman mengatakan, jika pihaknya sempat memprotes saat verifikasi berkas calon terkait adanya rekomendasi ganda kepada pimpinan sidang. Namun, protesnya sama sekali tidak ditanggapi dan tidak digubris.
“Padahal sudah jelas-jelas, PAC Ansor Pakuniran ini tidak memberikan rekomendasi selain kepada calon bernama Syamsuddin Gulu. Sehingga kami menilai ada berkas yang tandatangannya palsu,” kata Taufiq, Minggu (14/12/2025).
“Saya sudah protes ke pimpinan sidang, tapi sama sekali tidak direspon dan malah kesan nya seperti tidak netral dan mendung calon sebelah. Tentunya Konfercab Ansor Kota Kraksaan menyisakan kekecewaan. Bukan tentang yang kalah atau menang, tapi nilai integritas yang dipertaruhkan,” tambahnya.
Padahal adanya surat rekomendasi ganda tersebut, lanjut Taufiq, sudah ditanggapi oleh PAC Ansor Pakuniran yang menyatakan tidak memberikan surat rekomendasi selain kepada Syamsuddin Gulu.
“Dari PAC Ansor Pakuniran sendiri yang dalam hal ini sekretaris nya tidak mengetahui dan tidak merasa tidak bertandatangan, artinya rekomendasi untuk Abd. Rahman itu tidak sah,” ungkap Taufiq.
“Adanya polemik ini semoga bisa dijadikan pelajaran penting bagi seluruh elemen Ansor agar ke depan lebih mengedepankan transparansi, kejujuran dan tanggung jawab moral. Karena organisasi besar akan kuat apabila proses di dalamnya itu bersih, adil dan menjunjung etika perjuangan,” pungkasnya.
Sementara Sekretaris PAC Ansor Pakuniran Abdul Hayyi dalam surat pernyataan bermaterai menyebut, jika dirinya hanya memberi rekomendasi Bakal Calon Ketua Ansor Kota Kraksaan kepada Syamsuddin Gulu.
“Apabila ada rekomendasi lain mengatasnamakan Sekretaris PAC Pakuniran itu semua tidak sah dan cacat hukum,” tutur Hayyi dalam surat pernyataan yang dibuat 7 Desember 2025.
Wartawan Serikat News Probolinggo
Menyukai ini:
Suka Memuat...