JAKARTA – Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan akan mundur dari Menteri Keuangan. Isu tersebut beredar luas di kalangan pelaku pasar, dan bahkan sempat dikaitkan dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar AS.
Sempat juga beredar spekulasi di ruang publik yang menyebut Purbaya akan digeser menjadi bos atau Gubernur Bank Indonesia. Namun, Istana membantah langsung semua isu itu.
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tak ada pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. “Lho siapa yang mau mengganti? Nggak ada yang mau mengganti. Berkali-kali kami sampaikan bahwa rumor itu tidak benar, rumor itu tidak ada, rencana itu tidak ada,” katanya kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Prasetyo menegaskan di tengah pelemahan nilai rupiah saat ini, pemerintah justru fokus untuk memperkuat koordinasi antarlembaga. Ia menyebut koordinasi antara fiskal dengan moneter dibutuhkan dalam situasi saat ini.
“Justru sekali lagi kita harus memperkuat koordinasi di antara otoritas-otoritas apa, yang mengelola ekonomi. Dan hari ini adalah tindak lanjut. Tindak lanjut memang dalam situasi yang seperti sekarang intensitas harus diperkuat, kerja sama harus dipererat,” katanya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...