Pemberdayaan Posyandu Kratisia dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Anak melalui Implementasi Aplikasi EduGrow untuk Edukasi Orang Tua
Penulis: Serikat News
Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:26 WIB
Kegiatan Pemberdayaan Posyandu Kratisia dilaksanakan sebagai bentuk penerapan teknologi digital dalam mendukung pelayanan posyandu yang lebih efektif, edukatif, dan mudah diakses oleh masyarakat. (Foto: Ist/Serikat-News)
PALEMBANG – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak dan meningkatkan pemahaman orang tua terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Kratisia. Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Posyandu Kratisia dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Anak melalui Implementasi Aplikasi EduGrow untuk Edukasi Orang Tua” ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan teknologi digital dalam mendukung pelayanan posyandu yang lebih efektif, edukatif, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Kegiatan ini didukung pendanaannya melalui Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dalam skema Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dikelola melalui platform BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Tahun 2026. Dukungan pendanaan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi untuk menjawab kebutuhan mitra di bidang pelayanan masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Ir. Sulistiyanto, M.IT. dengan anggota tim dosen Nurul Ilma Hasana Kunio, M.Kom. dan Desi Apriyanti, S.E., M.Si. Dalam pelaksanaannya, tim dosen juga dibantu oleh anggota mahasiswa, yaitu Aflah Audrani, Ayla Melani Putri, dan Muhammad Rasya Syakir. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa tersebut mendukung seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, sosialisasi, pelatihan, hingga pendampingan penerapan Aplikasi EduGrow.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi awal pada 11 Juni 2026 yang diikuti oleh kader Posyandu Kratisia serta para orang tua yang memiliki anak balita. Pada tahap ini, tim pelaksana memperkenalkan tujuan kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses pemantauan tumbuh kembang anak. Tim juga menggali kebutuhan mitra, khususnya terkait proses pencatatan pertumbuhan anak dan penyampaian informasi edukatif kepada orang tua.
Selama ini, pemantauan pertumbuhan anak masih banyak mengandalkan pencatatan manual melalui buku Kartu Menuju Sehat (KMS). Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi berupa media digital yang dapat membantu proses pemantauan data pertumbuhan sekaligus memberikan akses edukasi yang lebih mudah bagi orang tua.
Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi awal, tim melaksanakan Pelatihan Penerapan Aplikasi EduGrow pada 06 Agustus 2026. Kegiatan pelatihan bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan kepada kader Posyandu Kratisia dan orang tua dalam menggunakan aplikasi EduGrow sebagai media digital untuk mendukung edukasi serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Kader Posyandu Kratisia diperkenalkan pada fitur-fitur EduGrow. (Foto: Ist/Serikat-New)
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada penggunaan berbagai fitur aplikasi, mulai dari pengenalan antarmuka, pemantauan data pertumbuhan anak, pencatatan perkembangan secara berkala, hingga pemanfaatan materi edukasi mengenai tumbuh kembang anak. Pelatihan dilaksanakan secara praktik dan bertahap agar peserta dapat memahami penggunaan aplikasi secara lebih optimal.
Keterlibatan mahasiswa Aflah Audrani, Ayla Melani Putri, dan Muhammad Rasya Syakir turut mendukung kelancaran kegiatan, terutama dalam memberikan pendampingan teknis kepada peserta selama pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan. Para mahasiswa membantu kader dan orang tua dalam mengenal serta mempraktikkan penggunaan fitur-fitur Aplikasi EduGrow secara langsung.
Melalui implementasi Aplikasi EduGrow, kader Posyandu Kratisia diharapkan memiliki sarana pendukung dalam meningkatkan pelayanan dan penyampaian informasi kepada masyarakat. Sementara itu, orang tua diharapkan semakin aktif melakukan pemantauan tumbuh kembang anak dan lebih mudah memperoleh informasi edukatif yang relevan.
Pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ini diharapkan tidak menggantikan peran kader posyandu maupun tenaga kesehatan, melainkan menjadi sarana pendukung untuk meningkatkan efektivitas pemantauan dan edukasi. Kehadiran EduGrow menjadi salah satu upaya untuk mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital pada pelayanan masyarakat di Posyandu Kratisia. Dukungan pendanaan melalui BIMA Tahun 2026 turut memperkuat pelaksanaan program pengabdian agar memberikan manfaat bagi kader posyandu dan masyarakat.
Ke depan, Aplikasi EduGrow diharapkan dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai media edukasi orangtua dan sarana pendukung pemantauan tumbuh kembang anak. Kolaborasi antara perguruan tinggi, kader posyandu, mahasiswa, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan keberlanjutan program serta mendukung terciptanya generasi anak yang sehat, tumbuh optimal, dan berkembang sesuai dengan tahapan usianya.
Tim pelaksana kegiatan Pemberdayaan Posyandu Kratisia dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Anak melalui Implementasi Aplikasi EduGrow untuk Edukasi Orang Tua menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Politeknik Negeri Sriwijaya atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atas dukungan terhadap pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat, serta kepada BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) sebagai sistem pendukung penyelenggaraan program dan pendanaan kegiatan.
Selanjutnya, tim pelaksana turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II atas dukungan dan peran dalam mendorong pelaksanaan kegiatan tridarma perguruan tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Semoga dukungan dan sinergi dari seluruh pihak dapat terus memperkuat pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)
JAKARTA – Penanganan sistem kelistrikan di wilayah terpencil, dan terisolasi menjadi prioritas penanggulangan dampak gempa bumi setelah sistem pembangkit listrik
JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menilai pesatnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) berpeluang besar memperluas lapangan kerja
JAKARTA – Pasar keuangan nasional dan internasional menggantungkan ekspektasi besar pada penyampaian Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja
GRESIK – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa laju pertumbuhan industri tidak boleh mengabaikan