Connect with us

Politik

Aceh akan Terapkan TAPE Menggunakan Indikator Kesetaraan Gender

Published

on

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh A. Hanan mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada Green Leadership Forum dengan tajuk “Kebangkitan Nasional dalam Mendorong Transfer Fiskal Berbasis Ekologi di Indonesia”, Rabu (27/10). (Foto: Ist/Serikat News)

SERIKATNEWS.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Aceh A. Hanan mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan skema Transfer Anggaran Provinsi berbasis Ekologi (TAPE) di Aceh sudah masuk dalam program prioritas unggulan Pemprov Aceh.

Hal ini disampaikan Hanan pada Green Leadership Forum dengan tajuk “Kebangkitan Nasional dalam Mendorong Transfer Fiskal Berbasis Ekologi di Indonesia” Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Perlindungan Lingkungan dengan dukungan The Asia Foundation pada Rabu (27/10).

“Pemerintah Aceh memiliki 15 program prioritas unggulan, salah satunya ada Aceh Green. Aceh Green adalah program untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik, ramah, dan telah terakomodir dalam RMPJMA Pemerintah Aceh,” tutur Hanan.

Hanan mengatakan, program TAPE Aceh dilakukan untuk pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, peningkatan ruang terbuka hijau, pengelolaan persampahan.

“Juga untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan mitigasi bencana, dan perlindungan pengelolaan laut dan pesisir,” katanya.

Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Lingkungan

Hanan menegaskan, Pemerintah Aceh sangat berkomitmen terhadap kesetaraan gender dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“Realisasinya pada tahun 2020 Gubernur Aceh telah menerbitkan Pergub Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial dalam Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh,” tegas Hanan.

“Kami mengharapkan kinerja pengarusutamaan gender dapat menjadi bagian dari penilaian TAPE Aceh agar prestasi kabupaten dan kota saat ini agar terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depan,” imbuhnya.

Dalam melaksanakan program TAPE, Hanan mengatakan Pemerintah Provinsi Aceh melakukan beberapa tahapan yaitu penyempurnaan pengelolaan indikator pemilihan TAPE, penyusunan peraturan pelaksanaan TAPE melalui proses harmonisasi Pergub, menyelenggarakan sosialisasi kebijakan TAPE dan melakukan penilaian terhadap kinerja ekologi pemerintah kabupaten kota, serta launching yang menandai pelaksanaan TAPE di Aceh.

Baca Juga:  Bupati Sragen Serukan ‘Belanja Bersama ke Pasar Tradisional’

Kebijakan TAPE Aceh, menurut Hanan juga sudah didasari oleh penetapan Qonun Aceh Nomor 2 Tahun 2011 sebagai bentuk keseriusan pemerintah Aceh dalam pengelolaan lingkungan hidup dan menjaga kelestarian secara menyeluruh.

“Pengelolaan lingkungan hidup, sebagaimana pasal 2 pada Qonun yaitu melindungi Aceh dari pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, mencapai keserasian lingkungan hidup, menjamin keselamatan dan kesehatan manusia, dan menjamin keselamatan ekosistem, menjamin keadilan generasi masa sekarang dan masa depan,” katanya.

“Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Kota wajib mengalokasikan anggaran untuk membiayai program kegiatan pengelolaan lingkungan hidup, kegiatan pembangunan yang berwawasan lingkungan, pendidikan pengelolaan lingkungan hidup, dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup,” pungkas Hanan. (*)

Advertisement

Terkini

News29 menit ago

Edy Mulyadi Dilaporkan Aliansi Pemuda Kalimantan ke Bareskrim Polri

  SERIKATNEWS.COM – Aliansi Pemuda Kalimantan melaporkan Edy Mulyadi terkait pernyataan Edy yang dilontarkannya melalui video yang menyinggung Kalimantan ke...

News7 jam ago

55 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Bilateral

SERIKATNEWS.COM- Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, menggelar pertemuan bilateral di Ruang Dahlia, The Sanchaya...

News9 jam ago

Dua RT di DKI Masuk Zona Merah Covid-19

SERIKATNEWS.COM – Sebanyak dua Rukun Tetangga (RT) di Jakarta masuk zona merah Covid-19 karena ada lebih dari 10 kasus aktif....

News9 jam ago

Antisipasi Omicron Masuk Desa, Gus Halim: Jangan Kendor Terapkan Protokol Kesehatan

SERIKATNEWS.COM- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh elemen desa untuk intensifkan Pemberlakuan...

News9 jam ago

Penyusunan UU Cipta Kerja Libatkan Partisipasi Publik

SERIKATNEWS.COM – Penyusunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja secara khusus klaster ketenagakerjaan dilakukan secara terbuka. Bahkan, telah...

News1 hari ago

Sekolah Polisi Negara Berperan Besar dalam Penanaman Nilai-nilai Pancasila

SERIKATNEWS.COM – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D mengapresiasi Kapolda Papua Barat dan Kepala SPN serta...

News1 hari ago

Munas KMNU Ke-8: Revitalisasi Peran Mahasantri untuk Bersinergi Menuju Era Society 5.0

SERIKATNEWS.COM – Keluarga Mahasiswa Nahdhatul Ulama (KMNU) telah menyelesaikan Musyawarah Nasional ke-8 di pondok pesantren Diponegoro, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta....

Populer

%d blogger menyukai ini: