Angkat Batik Lokal, Wabup Probolinggo Apresiasi Event Kreatif Garda Bangsa
Penulis: Ibrohim Zidni
Senin, 21 Juli 2025 - 12:52 WIB
Lomba fashion show bertema Batik Probolinggo digelar oleh DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo di Gelora Merdeka Kraksaan. (Foto: Serikat-News)
PROBOLINGGO – Upaya memajukan industri kreatif lokal terus digaungkan di Probolinggo. Salah satunya melalui lomba fashion show bertema Batik Probolinggo yang digelar DKC Garda Bangsa Kabupaten, Minggu (20/7/2025).
Saat ditemui oleh Serikat-News, Ketua DKC Garda Bangsa, Mohammad Badrul Kamal menyebut, ajang ini merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya dan membangkitkan industri kreatif.
“Melalui lomba fashion show ini, kami ingin memperkenalkan sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap batik khas Probolinggo, terutama kepada generasi muda,” ujar Kamal di Gelora Merdeka Kraksaan di sela acara fashion show.
Acara juga dimeriahkan pertunjukan seni tradisional dan keikutsertaan pelaku UMKM yang menampilkan produk unggulan khas daerah. Antusiasme masyarakat pun tinggi, memadati halaman Gelora Merdeka Kraksaan.
Wakil Bupati Probolinggo, Lora Fahmi yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya event tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya dan mendorong ekonomi kreatif.
“Event seperti ini sangat positif, karena tidak hanya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap batik, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan industri kreatif kita,” ujarnya.
Para pemenang lomba fashion show yang diadakan oleh DKC Garda Bangsa Kabupaten Probolinggo. (Foto: Serikat-News)
Orang nomor dua di Kabupaten Probolinggo ini juga berharap kegiatan serupa digelar secara rutin, agar dampaknya semakin luas.
“Batik adalah identitas budaya kita. Kalau digelar secara berkelanjutan, tentu akan berdampak besar bagi peningkatan kualitas batik lokal dan daya saingnya di pasar nasional,” imbuhnya.
Ia menambahkan, batik lokal Probolinggo memiliki potensi yang kuat dan patut dibanggakan.
“Saya berharap acara-acara seperti ini bisa lebih sering diadakan. Ini penting untuk mendorong kreativitas para pebatik kita. Batik Probolinggo ini tidak kalah kualitasnya, dan kita harus bangga,” tandasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten dalam mendukung pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mengikuti Sosialisasi Layanan Permohonan Kegiatan Pengembangan Kompetensi (PK Bangkom) yang diselenggarakan Kantor
YOGYAKARTA– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta menjalin kerja sama dengan Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Yogyakarta menjalin kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta terus memperkuat upaya pembimbingan bagi klien pemasyarakatan melalui program pelatihan keterampilan. Kali
PROBOLINGGO,- Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Probolinggo menggelar Festival Piala Dunia 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 14-15
YOGYAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna, menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan
PROBOLINGGO – Proses penjaringan calon Ketua KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 memasuki tahapan pengembalian dokumen persyaratan. Hingga hari pertama tahapan