Connect with us

Politik

Arah Baru Pembangunan Desa: Terwujudnya Desa Peduli Anak

Published

on

Sejumlah anak senang dan asyik membaca buku (Foto: Antara)

SERIKATNEWS.COM – Perkembangan anak merupakan ukuran kemajuan sebuah masyarakat yang paling presisi. Hal tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat menjadi keynote speech Peringatan Hari Anak Nasional 2021 yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia bekerja sama dengan Kemendes PDTT serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sabtu 31 Juli 2021.

“Kegagalan dalam siklus generasi adalah, ketika generasi kita, penerus kita di hari esok, tidak lebih baik dari kita hari ini. Karena itulah, tugas kegenerasian kita, adalah menyiapkan anak-anak kita, lebih baik dari kita, meningkat kualitas hidupnya dari hidup kita. Itulah keberhasilan pembangunan, keberhasilan generasi manusia,” kata Menteri Halim Iskandar.

Menteri Halim mengatakan, kesuksesan anak melewati masa emasnya, hakikatnya mengabarkan keberhasilan masyarakat. Menurutnya, kondisi anak hari ini meramalkan keadaan masyarakat di masa depan.

“Artinya, kerja-kerja kita hari ini, seyogianya sebesar-besar hanya untuk generasi kita, untuk anak-anak kita, bukan untuk kita hari ini. Karena anak adalah masa depan kita,” ujarnya.

Menteri Abdul Halim Iskandar saat menjadi keynote speech Peringatan Hari Anak Nasional 2021 (Foto: Kemendes PDTT)

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan, arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan pemanfaatan dana desa, selain harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa, terutama golongan terbawah, juga harus berdampak pada peningkatan kualitas SDM desa dan ekonomi desa.

“Oleh karena itulah, prinsip utama penggunaan dana desa ke depan, harus No One Left Behind, semua penduduk desa, terutama keluarga miskin, harus menikmati hasil pembangunan Desa. Tidak boleh ada satu orang pun yang terlewatkan,” tegas Gus Halim.

Dengan demikian, pembangunan desa dan tentu juga penggunaan dana desa, harus diarahkan sebagai upaya mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017.

Baca Juga:  Mendagri Imbau Masyarakat Ikut Pengibaran Bendera Merah Putih pada 1 Juni

Untuk mencapai Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tersebut, Kemendes PDTT kemudian menyusun 18 tujuan pembangunan desa, yang selanjutnya disebut SDGs Desa. “Dengan 18 SDGs Desa ini, pembangunan desa, baik yang dilakukan oleh pemerintah desa, maupun intervensi yang dilakukan Supra Desa akan lebih terfokus dan memiliki arah, sasaran dan target yang jelas sesuai dengan kondisi riil desa. Ke depan, pembangunan desa akan didasarkan pada kebutuhan warga desa, bukan keinginan elite desa,” imbuh Gus Halim.

Pembangunan desa akan berbasiskan data yang dikumpulkan sendiri oleh warga desa, bukan kepentingan sesaat belaka. Pencapaian agenda mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, di antaranya dapat diukur dengan melihat perkembangan anak, baik terkait kesehatannya, maupun pendidikan anak.

Khusus di desa, lanjut Gus Halim, kepedulian terhadap anak terangkum dalam tujuan-tujuan SDGs Desa, khususnya SDGs Desa ke 1, 2, 3, 4, 5, 6, 16, dan 18. Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Damai Berkeadilan, serta Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

“Arah baru pembangunan desa ini memastikan terwujudnya desa peduli anak, desa yang memprioritaskan masa depan anak, dengan memperhatikan kesehatan dan pendidikan anak, termasuk memperhatikan kesehatan dan pendidikan Ibu dari calon anak-anak tersebut,” tegasnya.

Secara operasional, agenda pembangunan mewujudkan Desa Peduli Anak tersebut, di antaranya dilakukan dengan ketersediaan data yang lengkap, akurat, dan berkelanjutan terkait anak dan ibu di desa. (*)

Advertisement
Advertisement

Terkini

News42 menit ago

Kemenperin Terima 150 Unit Konsentrator Oksigen dari Asosiasi Gula

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Perindustrian bersama pelaku dan asosiasi industri bertekad untuk terus melakukan upaya percepatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di...

News59 menit ago

EFT Gelar Lomba Menulis Artikel, Hadiah Utama Rp7.500.000

SERIKATNEWS.COM – Selama ini pembangunan ekonomi dinilai hanya mengejar pertumbuhan dan sering kali merugian lingkungan. Karena itu, diperlukan inovasi kebijakan...

News9 jam ago

Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi para pelaku usaha untuk ikut membangun 101 stasiun pengisian kendaraan...

News10 jam ago

Sediakan Listrik untuk Kapal Sandar, PLN Dukung Pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan

SERIKATNEWS.COM – PT PLN (Persero) terus berinovasi dan menghadirkan layanan kelistrikan di sektor kelautan dan perikanan. Terbaru, Unit Pelaksana Pelayanan...

News10 jam ago

Generator Milik Kantor Pemkab Sampang Hangus Terbakar

SERIKATNEWS.COM – Lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang Madura Jawa Timur dikagetkan dengan adanya asap hitam yang mengepul ke udara....

Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.! Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.!
Lifestyle13 jam ago

Warkopi Heboh, Ini Penjelasan Indro Yang Mangejutkan.!

SERIKATNEWS.COM – JAKARTA- Media sosial belum lama ini di gemparkan  dengan sosok remaja yang mempunyai fisik mirip dengan grup lawak...

News15 jam ago

Muncul Klaster Pendidikan, Zen ADV: Jangan Hentikan PTM, Kasihan Pendidikan Anak-anak

SERIKATNEWS.COM – Munculnya klaster pendidikan di beberapa daerah di Jateng setelah berlangsung pembelajaran tatap muka (PTM) beberapa minggu ini, hendaknya...

Populer

%d blogger menyukai ini: