Aspphami Dorong Akuisisi untuk Tingkatkan Daya Saing

7
Foto: Investor Daily

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami), Boyke Arie Pahlevi menilai langkah PT Agricon Putra Citra Optima (APCO) yang mengalihkan asetnya kepada Rentokil dapat memicu naiknya daya saing perusahaan pengendalian hama lokal di Indonesia.

Boyke Arie Pahlevi mengatakan bahwa pemain besar di bisnis hama berani menerapkan strategi bisnis dengan pengalihan aset atau akuisisi untuk memperbesar bisnis mereka di Indonesia. Hal yang sama bisa dilakukan perusahaan lokal untuk bertahan memenangkan pasar yang semakin kompetitif.

Menurutnya, bisnis pengendalian hama di Indonesia cukup menjanjikan karena memang pasarnya besar, terbukti ada beberapa perusahaan lokal yang diakuisisi pemain besar asing. Pemain lokal bisa melakukan hal yang sama dengan strategi bisnis seperti afiliasi, joint operation,merger, go public atau mengembangkan bisnis sendiri.

Akuisisi atau pengalihan aset pemain besar asing semakin meramaikan persaingan bisnis pengendalian hama di tanah air sehingga pemain lokal diharapkan dapat lebih siap dan kreatif dalam menentukan strategi bisnis.

Presiden Agricon Group yang merupakan induk perusahaan PT APCO Haerul Bengardi mengatakan bahwa pengalihan aset PT APCO kepada Rentokil adalah langkah strategis Agricon Group untuk lebih fokus pada rantai bisnis pertanian.

Sementara itu, PT Rentokil Indonesia menyatakan optimistis dengan potensi pasar industri pengendalian hama di Indonesia yang menjanjikan dan dibuktikan dengan berbagai macam investasi termasuk akuisisi.

Rentokil melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia dengan pengambilalihan aset dan bisnis PT Aaardwolf Pestcare Indonesia dan Divisi Hygiene dari PT Pink Service Indonesia.

Begitu pula Managing Director Rentokil Indonesia dan Sri Lanka Heri Susanto mengatakan akuisisi ini bisa memperkuat komitmen layanan dan kepedulian terhadap pelanggan.

“Secara bersama sama pihaknya ingin memberikan standar tertinggi dalam layanan pengendalian hama terpadu serta memperkuat komitmen layanan dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya, dikutip daei Investor Daily, Sabtu (9/11/2019).

Baca Juga:  Ma'ruf Amin Tak Terlibat dalam Penjaringan Nama-Nama Calon Menteri

Meningkatnya kesadaran dan harapan di bidang kesehatan dan keselamatan di antara pemangku bisnis dan konsumen Indonesia menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap pengendalian hama.

“Kami memanfaatkan sistem digitalisasi dan solusi ramah lingkungan untuk mengendalikan masalah umum seperti hewan pengerat, nyamuk dan rayap,” ujarnya.