SERIKATNEWS.COM – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ongen Sangaji mengatakan pemilihan Wagub DKI dipastikan tak bisa diselesaikan oleh anggota DPRD DKI periode 2014-2019. Dia menegaskan pembahasan wagub DKI akan dilanjutkan anggota dewan periode baru 2019-2024.
“Kalau saya haqul yakin bahwa ini bisa dilakukan teman-teman di periode 2019-2024, yang penting perangkatnya sudah selesai, jadi jangan berpikir bahwa kita enggak kerja, sudah selesai,” kata Ongen saat diwawancarai, Selasa (13/8/2019).
“Saya pastikan batal. Nggak mungkin bisa. Karena memang tidak ada ruang lagi untuk kita bisa melakukan rapimgab,” lanjutnya.
Tugas Pansus dalam pemilihan Wagub DKI Jakarta sudah selesai dan tatib sudah diserahkan untuk kemudian diteruskan rapimgab sebelum paripurna DPRD DKI. Selain pembahasan wagub DKI, DPRD juga sibuk rapat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI.
“Massa bakti hanya sampai tanggal 25 Agustus. 26 ada pelantikan anggota DPRD yang baru. Pada tanggal 10 Juli saya sudah menyerahkan tatib tentang pemilihan wagub kepada Pak Sekwan untuk dilanjutkan kepada rapimgab. Hanya banyaknya kegiatan kemudian pembahasan APBD ini kemudian sampai hari ini belum terlaksana,” kata Ongen.
Sebelumnya, Ongen menjelaskan bahwa hasil tatib yang sudah final itu yakni kuorum untuk pemilihan wagub DKI Jakarta 50 persen plus 1. Tatib itu sudah sesuai dengan arahan kementerian dalam negeri.
“Sesuai arahan Kemendagri 50 plus 1 itu pemilihan wagub, kita tak bisa keluar dari aturan itu, oleh karena itu kita sudah melakukan voting, lantas kemudian lahirlah 50 plus 1 itu. Tapi kan ada rapimgab yang harus kita lakukan. Jadi tidak sama sekali pansus kok tidak jalan, kemudian jangan pikir DPRD-nya enggak urusin, 7 bulan itu setelah Pak Sandiaga Uno mundur itu hampir 7 bulan itu digodok partai pengusung calon wagub. Baru setelah itu kita menjalani Pileg, Pilpres, ada sengketa di MK, konsentrasi di situ. Bulan Mei itu baru diberi mandat jadi ketua pansus, 3 bulan itu kita kerja maraton menghasilkan tatib sekarang ini, tidak ada kita main-main kemudian mengundur waktu, tidak ada, jadi jangan pikir setahun ini kita diam-diam saja,” jelasnya.
Ongen menambahkan, pemilihan Wagub DKI Jakarta seharusnya dikebut, agar Sandiaga Uno tidak terlalu lama ‘jomblo’ berkepanjangan. Maka dari itu, pemilihan Wagub segera cepat diselesaikan.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...