Connect with us

Opini

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Bukti Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar

Published

on

Ilustrasi: Jabarnews

KORUPSI memang harus diberantas. Karena dampaknya luar biasa. Perbuatan korupsi telah menggerogoti uang negara. KORUPSI dapat menghambat laju pembangunan.

Karenanya, penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah beserta jajarannya yang diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) patut diapresiasi. Tapi, tentu saja KPK harus memiliki alat bukti yang cukup untuk menjerat Nurdin Abdullah.

Jika Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka, maka menambah jumlah kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi. Berdasarkan catatan KPK per Agustus 2020 jumlah kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi mencapai 300 orang sejak pilkada langsung 2005. Pada umumnya kejahatan korupsi melibatkan pejabat negara, birokrasi pemerintah, politisi dan pelaku usaha. Ada kong kalikong di antara mereka.

Banyaknya kasus korupsi menunjukkan celah korupsi masih terbuka lebar. Untuk mengatasinya tidak cukup dengan membuat regulasi. Selain regulasi diperlukan tindakan preventif dan penindakan. Itupun masih belum cukup efektif jika hulunya tidak diselesaikan. Maraknya kasus korupsi yang terus bermunculan meski sudah ada regulasi dan tindakan tegas tentu menimbulkan pertanyaan. Apa yang salah dari upaya pemberantasan korupsi selama ini? Karenanya, ini menjadi PR yang harus segera diselesaikan. Bereskan hulunya, jangan hanya hilirnya. Antara hulu dan hilir harus selaras. Misalnya, mengapa kepala daerah banyak terjerat kasus korupsi? Salah satu penyebab utamanya adalah tingginya biaya politik elektoral hingga mencapai ratusan miliar.

Kasus serupa juga dialami para wakil rakyat yang terjerat kasus korupsi. Salah satu penyebabnya adalah tingginya biaya politik. Lantas mengapa banyak pejabat negara dan birokrasi di pemerintahan atau institusi negara yang terjerat kasus korupsi? Penyebabnya diduga ada transaksi jual beli jabatan. Di luar persoalan yang menjadi sumber penyebab korupsi, ada sejumlah masalah yang saling berkelindan, yaitu masalah mental dan budaya seperti gaya hidup mewah, keserakahan, dsb. Bagi sebagian masyarakat kelas menengah-bawah, masalah kesulitan ekonomi juga bisa menjadi sumber penyebab tindak kriminal seperti mencuri, merampok, mencopet, menipu dan korupsi.

Baca Juga:  Analisis Di Balik Reshuffle 6 Menteri, Perubahan Paradigma Kekuasaan dan Perlunya Kesamaan Platform

Persoalan lain yang sering muncul adalah instrumen hukum menjadi alat politik. Hal ini juga berpotensi mengganggu agenda penegakan hukum. Jadi selama hulunya tidak diselesaikan, maka selamanya korupsi sulit diberantas. Jika tidak ada kebijakan yang holistik, maka KPK dan aparat penegak hukum lain selamanya hanya menjadi tukang tangkap koruptor.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Lifestyle2 jam ago

Marandang, Tradisi Sambut Ramadan di Ranah Minang

SERIKATNEWS.COM – Marandang merupakan salah satu tradisi yang ada di Ranah Minang dalam menyambut bulan suci Ramadhan. “Alah masak Randang?”...

Lifestyle11 jam ago

Menjaga Alam dengan Sodasan, Pembersih yang Ramah Lingkungan

SERIKATNEWS.COM – Di masa pandemi ini, kita harus lebih sering mencuci tangan. Tentunya selain menyebabkan tangan menjadi kering, limbah sabun...

Hukum11 jam ago

Rumah Bos PT Purnama Karya Digeledah KPK terkait Kasus Nurdin Abdullah

SERIKATNEWS.COM – Sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur yang melibatkan Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulawesi Selatan...

News18 jam ago

Wi-fi Gratis Tersedia di 14 Objek Wisata Bangka Belitung

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memasang layanan wi-fi gratis di 14 titik objek wisata. Tujuan utamanya...

News18 jam ago

Menko Polhukam Tekankan Kepala Daerah Hindari Perilaku Koruptif

SERIKATNEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, mengimbau kepada kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 untuk menghindari perilaku...

Ekonomi19 jam ago

Menteri Trenggono Lepas Ekspor Produk Perikanan ke-40 Negara

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan melepas ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini sebagai penanda...

News19 jam ago

Colong Start Mudik Tak Dilarang, Kemenhub Perketat Pengawasan

SERIKATNEWS.COM – Berhubung adanya larangan mudik yang berlaku pada 6-17 Mei 2021, tak menutup kemungkinan masyarakat akan colong start mudik....

Populer

%d blogger menyukai ini: