SERIKATNEWS.COM – Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan Pencak Silat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia dari Indonesia.
Penghargaan yang diberikan tersebut membuat Perkumpulan Betawi semakin termotivasi untuk membuat seni bela diri pencak silat betawi kembali digemari oleh generasi muda Indonesia.
Ketua Perkumpulan Betawi Kita, Roni Adi berharap seni bela diri pencak silat betawi kembali digemari oleh generasi muda Indonesia. Hal disampaikannya dalam diskusi publik yang bertajuk “Pencak Silat Betawi pasca penetapan Pencak Silat Indonesia sebagai WBTb Dunia oleh UNESCO” di Jakarta, Senin (27/1/2020).
“Supaya main pukulan Betawi ini diminati oleh generasi selanjutnya, kemudian terpenting sebenarnya dalam WBTb itu kan bicara nilai-nilai dari silat Betawi yang perlu kita angkat filosofinya. Jadi bukan sekadar silat sebagai olahraga,” ujar Roni Adi.
Roni Adi juga berharap dengan diskusi ini juga akan banyak lagi literatur tentang seni bela diri yang ditulis oleh para pesilat Betawi sehingga memudahkan dalam mempelajari seni pencak silat Betawi.
“Tadi juga dipaparkan dari teman-teman narasumber tentang minimnya literatur silat betawi ini, nah mudah-mudahan dengan diskusi ini teman-teman silat terdorong untuk membuat tulisan dia sendiri. Karena kalau peneliti yang nulis sendiri kan takutnya bias gitu kan. Tapi kalau pegiatnya sendiri yang nulis, dia akan bicara sejarahnya, nilainya dan Folklore (cerita rakyat) itu bisa diangkat sama si pegiat silat itu sendiri,” imbuhnya.
Selain itu, Roni Adi mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong agar Pemprov DKI Jakarta membuat Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan para pesilat, pemerhati dan para akademisi.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...