SERIKATNEWS.COM – Ketua DPR Amerika Serikat (AS) menyebut George Floyd, warga kulit hitam di mana kematian rasialnya oleh polisi telah memicu gelombang protes besar di Amerika, sebagai seorang martir.
Hal itu dilaporkan oleh Fars News (11/6/2020) bahwa, Nancy Pelosi menyebut kematian George Floyd sebagai kematian seorang martir.
Dalam wawancara bersama stasiun televisi MSNBC, Nancy Pelosi menjelaskan, kematian George Floyd menyulut aksi demonstrasi damai yang menuntut perubahan, karena para demonstran tahu Amerika Serikat membutuhkan itu untuk sebuah kemajuan.
Dia mengemukakan, bahwa George Floyd adalah martir, dan kebanggaan keluarganya, dengan kemuliaan dan inspirasinya, mereka menjadi pembimbing kita di era duka ini.
Ketua DPR Amerika meminta seluruh masyarakat untuk bersikap optimistis bahwa ruh George Floyd sudah tenang, dan kematiannya menjadi jembatan bagi perdamaian di Amerika Serikat.
Pengamat Peristiwa-Peristiwa
Menyukai ini:
Suka Memuat...