SERIKATNEWS.COM – Mengingat 27 Pondok Pesantren yang menjadi kluster Covid-19 di 10 provinsi, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengatakan bahwa Kemenag mendorong penyelenggaraan kegiatan Hari Santri dilakukan secara virtual.
“Terkait potensi kerumunan kegiatan Hari Santri ini, dipastikan peringatan disesuaikan dengan kondisi pandemi lewat virtual,” tutur Zainut di kantornya, Jakarta, Kamis (1/10/2020).
Peringatan Hari Santri harapannya dilakukan secara virtual untuk menekan penularan virus corona jenis baru di lingkungan pesantren.
“Kegiatan lomba, seminar, dilakukan secara virtual untuk menjaga Kesehatan santri dan para pengasuh ponpes,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini jumlah positif Covid-19 di pesantren terbanyak di ponpes area Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Selebihnya tersebar rata di tujuh provinsi lainnya.
Menyukai ini:
Suka Memuat...