Kenali 4 Kampus di Indonesia yang Memiliki Prodi Khusus Kereta Api

14
Kereta Api
Ilustrasi: Kompas

SERIKATNEWS.COM – Dunia perkeretaapian Indonesia mengalami perkembangan, semakin canggih, dan maju apabila dibandingkan zaman dahulu saat pertama kali didirikan. Meskipun perkeretaapian di Indonesia belum memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dalam jumlah yang cukup.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa SDM berkualitas sangat diperlukan karena perkembangan transportasi kereta semakin maju. Sebagai contoh, pembangunan MRT di Jakarta, LRT di Palembang, dan kereta api cepat Jakarta-Bandung yang menjadi program unggulan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Untuk menyediakan SDM berkualitas yang dituntut jumlahnya semakin banyak, sejumlah perguruan tinggi menawarkan program studi di perkeretaapian. Berikut ini empat kampus yang memiliki program studi perkeretaapian:

  1. Sekolah Tinggi Transportasi Darat

Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) merupakan kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Pendidikannya berbasis vokasi dan akademik dalam bidang transportasi darat di Indonesia. Salah satunya menawarkan program studi bidang perkeretaapian.

Prodi jenjang diploma III ini didirikan pada tahun 2004 dan saat ini mendapatkan status akreditasi A dari BAN-PT. Adanya prodi tersebut merupakan kerja sama antara Badan Diklat Perhubungan dengan Ditjen Kereta Api dan PT Kereta Api (Persero).

Beberapa hal yang dipelajari yaitu: Teknik Sarana Perkeretaapian, Teknik Persinyalan, Teknik Pelistrikan, Teknik Telekomunikasi, Perencanaan Operasi dan Grafik Perjalanan Kereta Api, dan Perundangan-undangan Perkeretaapian.

STTP merupakan perguruan tinggi kedinasan, namun tidak mengharuskan ikatan dinas. Maksudnya, lulusan STTP tidak hanya ditujukan menjadi karyawan PT KAI dan belum tentu bisa langsung bekerja di Kementerian Perhubungan karena untuk bisa diterima di lembaga tersebut harus menjalani tes masuk sesuai syarat yang ditentukan.

  1. Akademi Perkeretaapian Indonesia (Madiun)
Baca Juga:  BNPT: Mahasiswa Harus Waspadai Radikalisme

Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) didirikan pada tahun 2009. Artinya kampus ini bisa dikatakan perguruan tinggi yang baru di Indonesia. Secara struktural, kampus ini berada di bawah naungan Badan Pengembangan SDM Perkeretaapian Perhubungan. Saat ini API berubah nama menjadi Politeknik Perkeretaapian Indonesia.

Ada lima prodi yang bisa jadi pilihan, yaitu: D3 Perkeretaapian, D3 Teknik Bangunan dan Jalur Perkeretaapian, D3 Teknik Elektro Perkeretaapian, D3 Teknik Mekanika Perkeretaapian, dan D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian.

  1. Politeknik Negeri Madiun

Politeknik Negeri Madiun secara resmi membuka program studi Teknik Perkeretaapian pada tahun 2018. Jenjang prodi merupakan Diploma IV (D4) atau sarjana terapan. Sejumlah mata kuliah yang akan dipelajari dalam prodi ini antara lain: Infrastruktur Perkeretaapian, Konstruksi Kereta Api, Analisis Rangkaian Listrik, Elektronika Digital, Sistem Daya Listrik Kereta Api.

  1. Institut Teknologi Sumatera

Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang berlokasi di Lampung ini hadir pertama kali pada tanggal 6 Oktober 2014. Dikutip dari laman resmi kampusnya, Rektor Itera mengatakan bahwa Itera secara resmi membuka Prodi Teknik Perkeretaapian untuk mendukung upaya pemerintah menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang bisa melayani seluruh wilayah Sumatera.

Mahasiswa yang kuliah di sini tidak hanya memperoleh ilmu tentang perkeretaapian, tetapi juga berhubungan dengan teknologi pada masa mendatang. Hal itu menyangkut sistem digitalisasi, energi alternatif, kecepatan kereta, dan perubahan iklim.