Connect with us

Ekonomi

Pentingnya Mengatasi Ketimpangan Produktivitas Pangan Antarwilayah

Published

on

Ilustrasi petani di tengah sawah (Foto: Net)

SERIKATNEWS.COM – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Indra Setiawan menekankan pentingnya untuk mengatasi ketimpangan produktivitas pangan antarwilayah. Hal ini tentunya dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan Nusantara.

“Perkembangan produktivitas tanaman penting, seperti padi dan jagung, yang cenderung stagnan dalam beberapa tahun terakhir dapat diatasi dengan memacu peningkatan produktivitas di luar Pulau Jawa,” kata Indra Setiawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 06 Agustus 2021.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), diketahui produktivitas padi yang dihasilkan di Pulau Jawa lebih tinggi 23 persen dari produktivitas padi di luar Jawa. Selain itu, rata-rata produktivitas petani padi di luar Jawa hanya mencapai 45,78 kuintal GKG per hektar. Lebih rendah dari produktivitas petani padi di Pulau Jawa yang sebesar 56,42 kuintal GKG per hektar.

Akibatnya, ungkap Indra Setiawan, walaupun luas panen padi di luar Jawa berkontribusi pada sekitar 50 persen dari total luas panen padi nasional yang mencapai 10,68 juta hektar di 2019, kontribusi petani luar Jawa terhadap produksi padi nasional hanya sebesar 44 persen.

“Potensi peningkatan produktivitas dari luar Jawa dapat dipacu lewat penggunaan pupuk dan benih unggul, mekanisasi pertanian, dan juga peningkatan akses dan perbaikan jaringan irigasi,” imbuhnya.

Kesenjangan produktivitas antara Jawa dan luar Jawa, menurut pendapat Indra, cenderung konsisten selama dua dekade terakhir. Dampaknya terhadap peningkatan produksi padi nasional akan sangat signifikan kalau kesenjangan ini diatasi.

Indra menambahkan juga, kesenjangan produktivitas terjadi karena banyak faktor. Seperti perbedaan tingkat kesuburan tanah dan cuaca yang mendukung budidaya, sumber daya manusia, kondisi infrastruktur pertanian dan penerapan teknologi budidaya. Secara umum, petani luar Jawa relatif tertinggal dari koleganya di Jawa, baik secara kapasitas maupun teknologi budidaya pertanian.

Baca Juga:  Penjualan Mobil Nasional Mei 2020 Anjlok 81,8 Persen

“Diperlukan upaya untuk mempersempit kesenjangan tersebut, misalnya melalui pendampingan, penyuluhan yang intensif serta penguatan kapasitas kelompok tani,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga perlu membangun infrastruktur irigasi yang memadai, mendorong mekanisasi pada proses tanam yang dimulai dari penyiapan lahan dan proses panen.

Penelitian CIPS juga merekomendasikan pemerintah untuk meningkatkan upaya mempersempit kesenjangan produktivitas antar daerah untuk menciptakan sentra-sentra tanaman pangan baru di Indonesia.

“Kemunculan sentra-sentra tanaman pangan yang tersebar di berbagai wilayah diharapkan dapat mengurangi biaya logistik dan pada akhirnya dapat membuat harga jual menjadi lebih kompetitif untuk penjual dan semakin terjangkau untuk konsumen,” tukasnya. (*)

Advertisement
Advertisement

Terkini

Lifestyle24 menit ago

Tips Program Hamil Berkualitas

SERIKATNEWS.COM – Setiap pasangan suami-istri menginginkan untuk memiliki keturunan. Namun, sebagian yang baru menikah ada yang menunda. Ada pula yang...

Sosial-Budaya45 menit ago

Said Abdullah Resmikan Masjid Abdullah Syechan Baghraf Legung Timur

SERIKATNEWS.COM – Warga Desa Legung Timur, Batang-Batang, Sumenep tampak antusias dan bahagia menghadiri peresmian Masjid Abdullah Syechan Baghraf. Acara sakral...

Ekonomi7 jam ago

Gus Halim: Santri Berperan Gerakkan Ekonomi Desa

SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyatakan, santri berperan besar dalam menggerakkan ekonomi desa....

Sosial-Budaya9 jam ago

Ketum PBNU Ajak Para Santri Refleksikan Kembali Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj mengingatkan bahwa Islam di Indonesia pada dasarnya...

News9 jam ago

Kejutan Hari Santri, Kemnaker Luncurkan Seribu Beasiswa Talenta Santri

SERIKATNEWS.COM – Pada gelaran Malam Puncak Amanat Hari Santri 2021, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberikan kejutan kepada para santri...

Sosial-Budaya9 jam ago

Peringatan HSN 2021 Banyak Diwarnai Kegiatan Akademik

SERIKATNEWS.COM – Sejak adanya keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) selalu...

Sosial-Budaya9 jam ago

RMI PBNU Targetkan Pemetaan SDM NU yang Lebih Konkret

SERIKATNEWS.COM – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) menargetkan adanya pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) NU yang...

Populer

%d blogger menyukai ini: