SERIKATNEWS.COM – Nasib Grand Prix Formula 1 di Belgia berada dalam tanda tany. Pasalnya pemerintah Belgia memperpanjang aturan larangan perkumpulan hingga akhir Agustus sebagai upaya untuk menghentikan pandemi Covid-19. Sedangkan balapan di sirkuit Spa-Francorchamps itu seharusnya digelar pada 30 Agustus.
Perdana Menteri Sophie Wilmes menyatakan bahwa pemerintah Belgia dan para pakar ekonomi serta kesehatan akan bertemu pekan depan untuk mengatur program pengembalian bertahap menuju keadaan normal mulai awal Mei mendatang.
“Sirkuit harus menunggu komunikasi selanjutnya dari Dewan Keamanan Nasional,” demikian pernyataan otoritas sirkuit Spa seperti dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2020).
Sedangkan Direktur Komersial Grand Prix Belgia, Stijn de Boever menyatakan bahwa selama beberapa hari ke depan mereka akan mengajukan pertanyaan dan mempertimbangkan opsi yang ada.
“Opsinya kalian juga tahu, tanggal berbeda atau ajang tertutup. Bahkan tanpa penonton. Kami akan mendapati banyak orang di lokasi untuk menggelar ajang itu. Apa itu mass event? Apakah berarti 500, 3.000, atau 5,000 orang? Yang jelas bagi saya adalah Formula 1 tak akan digelar sesuai jadwal dengan jumlah orang yang banyak,” kata de Boever.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...