SERIKATNEWS.COM – Setelah dua tahun dinahkodai Noval, kini Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya dinahkodai oleh Hamidi, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua.
Hamidi dipilih secara aklamasi oleh anggota MPR pada saat Rapat Tahunan Anggota MPR Madura Raya, Senin (2/8/2021) di desa Pordapor, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura.
Mantan aktivis HMI ini dipilih karena dianggap punya pengalaman lebih perihal dunia pergerakan, sehingga akan mumpuni memimpin MPR menjadi organisasi kepemudaan yang membawa perubahan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepada SerikatNews.com, Hamidi mengungkapkan keinginan besarnya untuk menjadikan MPR sebagai rule mode gerakan pemuda di Kabupaten Sumenep, khususnya Dan Madura pada umumnya.
“Ke depan saya bertekat menjadikan MPR Madura Raya sebagai organisasi percontohan dari gerakan pemuda di Sumenep,” ucapnya.
Dan dirinya berkomitmen untuk terus melakukan kritik dan masukan kepada pemerintah, apapun resikonya. Karena menurutnya, membela kepentingan rakyat adalah tugas utama MPR Madura Raya.
Hamidi juga bertekat untuk terus menjaga nilai-nilai idealisme yang selama ini dijaga dan menjadi ruh perjuangan MPR Madura Raya dalam mengarungi samudera gerakan melawan ketidakadilan dan penindasan.
“Intinya, kita harus terus menjaga idealisme. Kita tidak boleh terlena dengan godaan-godaan duniawi serta hal-hal pragmatis lainnya. Idelisme tak boleh tergadaikan, apalagi diperjualbelikan dengan kenikmatan-kenikmatan sesaat,” tukasnya kepada SerikatNews.com.
Perlu menjadi mafhum, bahwa Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya ini adalah organisasi pergerakan yang diinisiasi oleh sekolompok pemuda yang punya rasa keprihatinan yang sama atas kondisi Kabupaten Sumenep yang tak kunjung maju dan berkembang sejak zaman nenek moyang.
Sekelompok pemuda ini punya cita-cita dan keinginan yang sama. Yaitu perubahan di Kabupaten Sumenep.
MPR Madura Raya fokus di jalur pergerakan. Mengkritik kebijakan pemerintah melalui aksi demonstrasi adalah caranya bergerak.
Organisasi yang masih berumur dua tahun ini kini dihuni oleh dua puluh anggota yang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep.
MPR Madura Raya punya motto: Bergerak atau Kafir!
Menyukai ini:
Suka Memuat...