SERIKATNEWS.COM – PW NU CARE LAZISNU DIY melaksanakan pentasyarufan kepada anak yatim di TK Masyithoh Al-Iman Sorogenen, Jumat (25/9/2020). Hal ini merupakan bentuk kepedulian PW NU CARE – LAZISNU D.I. Yogyakarta terhadap anak-anak yatim khususnya di masa pandemi. Dalam pelaksanaannya, pentasyarufan kali ini dilakukan secara simbolis oleh LAZISNU DIY kepada tiga (3) anak yatim.
Turut hadir Direktur PW NU CARE – LAZISNU DIY, Ulin Nuha beserta jajarannya dan juga Ari Sumardianti selaku bendahara dari Sanggar Yatim Mandiri “Jenius” Pulokadang, Canden, Jetis, Bantul.
Sanggar Yatim Mandiri “Jenius” telah berdiri sejak 2006 dan memiliki anak yatim binaan sebanyak 45 anak. Selama berdiri, Sanggar Yatim Mandiri telah membuat beragam program salah satunya bimbingan belajar.
“Kami berharap dengan adanya bantuan ini anak-anak yatim yang tidak mampu dapat termotivasi agar lebih giat belajar. Kami juga mendampingi anak-anak dengan program bimbingan belajar. Bimbingan belajar kami selenggarakan seminggu 3 kali di Sanggar Yatim Mandiri,” ujar Ari Sumardianti.
Di samping itu, Ulin Nuha menyampaikan bahwa pentasyarufan ini merupakan program yang sudah biasa dilaksanakan PW NU CARE – LAZISNU DIY. Melalui program pendidikannya, PW NU CARE – LAZISNU DIY terus berupaya untuk mendukung program-program yang dapat membantu anak-anak duafa khususnya di pelosok-pelosok Yogyakarta agar mendapatkan pendidikan yang baik.
“Untuk ke sekian kalinya kami mentasyarufkan sebanyak 20 tas dan paket alat tulis menulis kepada anak yatim. Dengan bantuan ini, kami berharap anak-anak yatim yang tergabung dalam Sanggar Yatim Mandiri “Jenius” dapat tambah semangat dalam belajar serta semangat dalam menggapai cita-citanya,” ujar Ulin Nuha.
“Kami akan terus berupaya agar dana yang terhimpun, kami distribusikan dan dayagunakan untuk kemaslahatan umat khususnya warga di Daerah Istimewa Yogyakarta,” pungkasnya.
Menyukai ini:
Suka Memuat...