Connect with us

Potret

Mariana Yunita Hendriyani Opat, Pengedukasi Hak Kesehatan Anak

Published

on

Penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards tahun 2020 bidang kesehatan Mariana Yunita Hendriyani Opat (Foto: Istimewa)

SERIKATNEWS.COM – Suara tawa anak-anak dan remaja terdengar renyah saat menikmati dongeng yang disampaikan oleh kelompok pemuda asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada sore hari waktu Indonesia bagian tengah.

Mariana Yunita Hendriyani Opat, Pengedukasi Hak Kesehatan Seksual Anak, yang sekaligus juga pendiri Tenggara Youth Community mengatakan, dengan cara seperti ini dapat merangkul anak remaja untuk memahami tubuhnya sendiri.

Mariana bersama dengan rekannya mendirikan Tenggara Youth Community dan mencetuskan program Bacarita Kespro yang ditemukan dengan komunitas antar desa untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan seksual dan reproduksi untuk anak remaja. Edukasi disampaikan dengan metode pembelajaran inovatif seperti mendongeng, permainan edukasi, dan penggunaan alat peraga.

Bacarita Kespro berasal dari kata bacarita dalam bahasa Melayu Kupang berarti ‘bercerita’. Target program ini adalah remaja yang berasal dari kelompok poor, marginal, social excluded, dan underserved.

“Saya menemukan fakta sebagian besar dari 500 remaja di NTT tidak memiliki akses terhadap sumber informasi pendidikan seksual dan komunitas untuk menceritakan persoalan pendidikan seksual. Angka ini selaras dengan beragam persoalan lainnya seperti kasus pelecehan seksual yang masih kerap terjadi atau kehamilan luar nikah di kalangan remaja NTT,” kata Mariana dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan Serikat News, Senin (23/11/2020).

Melihat banyaknya anak dikeluarkan dari sekolah saat menghadapi kasus kehamilan di luar pernikahan, serta minimnya pemahaman orang tua mengenai hak dan kebutuhan remaja, sosok kelahiran Kiupukan pada 3 Juli 1992 ini menggerakkan programnya untuk memberikan komunikasi dua arah, yaitu peran orang tua dan anak diikutsertakan.

Pendidikan Kesehatan

Hambatan utama dalam program ini adalah tembok tabu dalam konteks pendidikan seksual. Tidak semua orang menyadari pentingnya pendidikan seksual usia dini. Bahkan, untuk bercerita kepada lingkungan terdekat seperti keluarga dan saudara, tidak semua remaja bisa melakukannya. Dan tidak mudah pula meyakinkan komunitas, termasuk lingkungan gereja mengenai pendidikan seksual.

Baca Juga:  Basiri Hasilkan Omset Belasan Juta per Bulan dari Budidaya Lele dan Padi Hidroganik

“Waktu saya menduduki bangku sekolah dasar, saya mengalami kekerasan serupa, namun hal tersebut seakan lumrah. Hingga pada saat perguruan tinggi, saya merasa harus bergegas untuk mencarikan solusinya, yakni dengan edukasi kesehatan yang membuat para anak remaja berani untuk bercerita kepada orang tua, dan orang tua dapat wawasan untuk menjelaskan,” ujar sosok perempuan lulusan Universitas Nusa Cendana.

Salah satu indikator keberhasilan program tersebut adalah ketika orang tua mulai terbuka terhadap pendidikan seksual. Tidak hanya menjelaskan kepada anaknya, tetapi juga orang tua lain. Tata merasa, mereka bisa dikatakan berhasil jika pendidikan seksual dibicarakan secara terbuka di lingkungan keluarga.

Dalam konteks paling pragmatis, Tenggara Youth Community juga mengukur keberhasilan dengan pemahaman materi ajar. Misalnya, mereka membuat kuis setelah penyampaian materi dan jika pemahaman telah berubah, Tata mengatakan hal itu bisa menjadi indikator keberhasilan program.

Mariana Yunita Hendriyani Opat (kanan) melakukan diskusi bersama tentang edukasi kesehatan seksual anak remaja di Kupang, Nusa Tenggara Timur (Foto: Istimewa)

Saat ini, program Bacarita Kespro telah merangkul 2.000 remaja dari 43 komunitas di provinsi seluruh NTT. Setiap sesinya, Tata beserta rekan-rekan fasilitator Tenggara Youth Community dapat mengajak 20 anak untuk bergabung di kelas secara langsung dan di dalam jaringan.

Selama pandemi, program tersebut juga menyiarkan materi pembelajaran untuk anak-anak muda tentang kekerasan gender dan pendidikan seks usia dini melalui media sosial seperti Facebook. Tujuannya agar konten mengenai kesehatan seksual bisa dipahami dan mudah masuk ke dalam pikir para remaja.

Mereka juga membuka konseling remaja jika mereka menghadapi kasus seperti kekerasan dalam pacaran. Bahkan, mereka juga membantu remaja jika kasusnya berlanjut termasuk untuk mendapatkan pendampingan hukum dari lembaga di bidang hukum seperti LBH Apik. Jangkauan ini mencakup Kota Kupang, Desa Oesao di Kabupaten Kupang, Desa Neke di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Pulau Kera di Kabupaten Sumba Timur bersama Kopernik. Selain itu, untuk meluaskan akses edukasi pendidikan seksual, mereka berkolaborasi dengan BKKBN, Komisi Penanggulangan AIDS serta Woman for Indonesia.

Baca Juga:  Pak Jakob yang Saya Kenal

Hal tersebut yang membawa dirinya terpilih sebagai penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards tahun 2020 bidang kesehatan. Sebagai salah satu juri, Prof. Nila Moeloek dalam acara 11th SATU Indonesia Awards 2020 pada akhir Oktober memberikan penjelasan terkait kesehatan reproduksi adalah hal yang fundamental.

“Apresiasi SATU Indonesia Awards ini menjadi bahan pendukung gerakan kami untuk terus dapat merangkul anak remaja dalam kesehatan reproduksi, harapan kami, kami dapat merangkul komunitas disabilitas,” ujar Tata.

Semangat Tata dalam mengedukasi hak kesehatan seksual anak sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa. (*)

Advertisement
Advertisement

Terkini

News41 menit ago

Moeldoko Lantik DPP HKTI 2020-2025, Tegaskan 4 Hal Peran HKTI

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Purn) Dr Moeldoko melantik kepengurusan Dewan...

Hukum2 jam ago

Setelah Menjalani Pemeriksaan, Ambroncius Nababan Ditahan

SERIKATNEWS.COM – Ambroncius Nababan resmi ditahan setelah dilakukan pemerikasaan di Bareskrim Polri. Penahanan tersebut atas dugaan ujaran rasisme atau SARA...

Hukum22 jam ago

Penyidik Bareskrim Polri Menjemput Ambroncius Nababan Terkait Tindakan Rasial

SERIKATNEWS.COM – Ditetapkan menjadi tersangka atas tindakan rasial kepada Natalius Pigai, Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin) Ambroncius Nababan dijemput...

Lifestyle1 hari ago

Fakta Unik 4 Pemeran Utama Drama Korea “True Beauty”

SERIKATNEWS.COM – Saat ini Korea Selatan sedang mencuri perhatian publik dengan adanya series televisi “True Beauty” yang dibintangi oleh Moon...

Lifestyle2 hari ago

Empat Drama yang Pernah Dibintangi Song Yoo Jung

SERIKATNEWS.COM – Aktris Song Yoo Jung meninggal dunia, Senin (25/1/2021). Dia dikabarkan meninggal karena bunuh diri. Song Yoo Jung di...

Ekonomi2 hari ago

Brand Ekonomi Syariah, Upaya Peningkatan Literasi Ekonomi Syariah bagi Masyarakat

SERIKATNEWS.COM- Potensi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sangatlah besar. Masih banyak ruang di sektor tersebut yang dapat terus dioptimalkan. Namun,...

News2 hari ago

Luhut Binsar Panjaitan Terpilih Sebagai PB PASI periode 2021-2025

SERIKATNEWS.COM – Sempat menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, kini Luhut Binsar Pandjaitan terpilih sebagai ketua Pengurus Besar...

Populer

%d blogger menyukai ini: