Connect with us

Pendidikan

Merdeka Belajar Dinilai Dapat Wujudkan Reformasi Pendidikan

Published

on

Ilustrasi siswa sekolah

SERIKATNEWS.COM – Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahardian menilai bahwa inisiasi Merdeka Belajar menjadi pembuka menuju terwujudnya reformasi pendidikan di Indonesia.

“Program Merdeka Belajar merupakan cara yang tepat untuk memperkecil kesenjangan pendidikan. Pendidikan harus bisa menghasilkan pemikir-pemikir yang terbaik dan mendapatkan akses publikasi ke jurnal-jurnal,” kata Andre dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/7/2020).

Dalam pengamatan Andre, sejauh ini konsep serta strategi kerja dibangun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sudah menuju arah yang benar.

“Konsep yang diajukan Nadiem arahnya sudah tepat. Tinggal kita membantu adjustment agar konsep yang memberikan kebebasan siswa, mahasiswa, guru dan semua pihak di institusi pendidikan bisa berjalan lebih cepat,” imbuhnya.

Senada dengan Andre, Ketua Komunitas Guru Nusantara, Usman Djabbar Mappisona mengatakan bahwa konsep Merdeka Belajar memang terkesan sederhana, tetapi konsep tersebut adalah jantung pendidikan.

Menurutnya, melalui Merdeka Belajar akhirnya membentuk guru yang memahami terhadap hal-hal yang terbaik diinginkannya guna mencapai hasil terbaik.

“Sekarang kita bisa menentukan semuanya sendiri. Semangat perubahan, desain sesungguhnya mesti disambut baik. Merdeka Belajar adalah jantung dan penyederhanaan adalah Merdeka Belajar,” tambah Usman.

Salah satu contohnya, unsur yang patut diapresiasi dari Merdeka Belajar adalah penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) karena melahirkan kemerdekaan untuk guru dan pembelajaran yang bukan diarahkan.

Baca Juga:  UIN SUKA Terima 666 Mahasiswa Baru dari SBMPTN
Advertisement

Popular