Pameran ‘Warisan’ Suguhkan Keindahan Batik, Tenun dan Mutiara

8
Batik
Ilustrasi: Kompas

SERIKATNEWS.COM – Akhir-akhir ini, masyarakat semakin menaruh minat terhadap hasil seni dan budaya bangsa, terutama pada wastra atau kain adat nusantara. Akan tetapi, pengetahuan masyarakat akan keaslian wastra yang bernilai tinggi itu masih perlu ditingkatkan.

Dengan mendatangi pameran, sebenarnya masyarakat juga bisa belajar mengenal kekayaan wastra nusantara. Salah satu pameran kain yang akan digelar dalam bulan Agustus ini adalah Wasiat Agung Negeri Nusantara (Warisan). Tidak cuma batik, pengunjung juga bisa menemukan kain tenun dan mutiara. Pameran “Warisan” akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 22-25 Agustus 2019 mendatang.

Direktur PT. Mediatama Binakreasi Umi Noor Wijiati menjelaskan bahwa pameran akan menampilkan sedikitnya 130 stand dengan produk batik, tenun dan mutiara dari berbagai daerah di Indonesia.

Batik yang ditampilkan pada pameran hanya batik dari hasil penggunaan malam panas 100 persen dengan aplikasi Batik Tulis, Batik Cap atau Batik Kombinasi. Menghadirkan pula hasil karya Tenun NTT yang terkenal serta Tenun Songket yang mewah dari Palembang. Tidak lupa pula mutiara air laut Indonesia yang asli dan tersertifikasi.

Masih banyak masyarakat yang belum bisa membedakan batik asli dan printing. Harga tinggi tak serta merta menjamin batik tersebut adalah asli. Kurator batik untuk Warisan 2019, Komarudin Kudiya menyebutkan bahwa batik dengan harga Rp500 ribu hingga Rp1 juta yang sangat rawan dibuat tiruannya. Untuk itu, edukasi tentang keaslian batik masih terus dibutuhkan.

“Bisa saja kainnya disablon terlebih dahulu, setelah itu dibatik. Susah sekali membedakan kalau tidak dipandu oleh yang mengerti di bidangnya,” kata Komarudin.

Lalu untuk mutiara, pengunjung pameran Warisan bisa mengetahui jenis-jenis mutiara berkualitas dan mendapat edukasi cara mengidentifikasinya. Kurator mutiara untuk Warisan 2019, Ratna Zhuhury, menjelaskan beberapa ciri mutiara berkualitas di antaranya bulat sempurna, mudah  digelindingkan, serta mengeluarkan warna tertentu ketika terkena sinar atau sinar matahari.

Baca Juga:  Warga Gelar Festival Seni Budaya Betawi Kampung Joglo

“Mutiara sebetulnya tidak putih. Sepintas putih tapi yang jenisnya bagus ketika dibawa ke matahari bisa mengeluarkan nuansa biru, pink, ungu, kuning, dan sebagainya,” ucap Ratna.

Selain edukasi barang asli, pameran Warisan juga akan mengadakan kompetisi yang melibatkan pengujung untuk meningkatkan kecintaan terhadap produk asli Indonesia. Salah satunya adalah kuis tebak keaslian batik, tenun dan mutiara dengan total hadiah jutaan rupiah.

Tiket masuk Warisan 2019 dipatok Rp100 ribu. Namun, Umi menyebutkan, masyarakat bisa mendapatkan tiket masuk secara gratis dengan menggunakan produk batik, tenun dan mutiara.

“Pengunjung tak harus mengenakan kain atau kemeja batik saja. Apa pun yang motif batik. Jadi kalau blangkon, tas, sepatu, ikat pinggang, jaket, boleh saja,” kata Umi.

Pameran yang sudah memasuki tahun keempatnya ini juga mengangkat tema motif batik Gurdo yang melambangkan sebuah keterbukaan dan keleluasaan. Ketua Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla rencananya akan membuka pameran yang diselenggarakan mulai pukul 10.00 hingga 21.00.