SERIKATNEWS.COM – Sejumlah relawan Jokowi akan menggelar Musawarah Rakyat (Musra) pada 28 Agustus 2022 di Bandung, Jawa Barat. Rencananya bakal digelar di seluruh provinsi di Indonesia.
Bendahara Umum Pro Jokowi (Projo) sekaligus Ketua Panitia Nasional Musyawarah Rakyat (Musra), Panel Barus mengatakan hasil Musra bakal diserahkan kepada Presiden Jokowi untuk didiskusikan. Selanjutnya akan dideklarasikan.
“Begini, ini kan Musra 34 lokasi. Hasil provinsi ABCD sampai 34, (diserahkan Jokowi) ‘Pak ini hasilnya.’ Ini hasilnya semuanya kita kasih lihat, diskusi-diskusi lah kita, habis lebaran (2023) baru deklarasi,” ujar Barus di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu 20 Agustus 2022.
Barus pun berkelakar, jika hasil Musra relawan bisa saja menginginkan Presiden Jokowi jadi calon presiden (capres) lagi pada 2024. “Jangan-jangan nanti hasilnya semua Jokowi lagi. Itu pusingnya kita kan, bisa jadi. Namanya demokrasi, tiba-tiba hasilnya pengen Jokowi lagi,” ujarnya.
Menurut Barus, Musra itu melibatkan seluruh masyarakat sebagai upaya mewujudkan demokrasi. “Musra ini adalah satu bentuk perwujudan dari sila keempat pancasila, yaitu demokrasi karena demokrasi itu bullshit tanpa keterlibatan masyarakat,” ujarnya.
Musra juga merupakan momentum bagi masyarakat untuk terlibat membahas banyak hal, termasuk soal masa depan bangsa. “Ini adalah usaha, ini adalah satu niat baik menyiapkan satu peluang di mana publik bisa ikut terlibat mempercakapkan banyak hal tentang nasib bangsa ke depan,” ungkap Barus.
Selain itu, kegiatan tersebut juga tak hanya membahas soal capres dan cawapres 2024. Namun, juga memmbahas terkait program-program ke depan. “Tidak hanya capres tapi juga urusan agenda kebangsaan, urusan program ke depan,” pungkas Barus.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...