SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi menegaskan, ormas yang dipimpinnya punya semangat dan militansi untuk mendukung lahirnya pemimpin rakyat dengan segenap agenda-agenda rakyat. PROJO adalah relawan-relawan berkesadaran penuh bahwa perubahan harus dilakukan dan pemimpin rakyat harus dilahirkan.
“Itulah yang membuat PROJO berdiri sejak 2013. Elan dan semangat kami adalah setia di garis rakyat,” ungkap Budi Arie Setiadi, Kamis 23 Juni 2022.
Budi Arie mengatakan, PROJO tidak pernah memusuhi partai politik. Juga tidak ingin mengusik hak konstitusional parpol yang berhak mengajukan pasangan capres dan cawapres dalam pemilihan presiden. PROJO menurutnya hanya ingin berkontribusi dalam peningkatan kualitas demokrasi yang diperjuangkan sejak 1998.
“Demokrasi harus semakin melibatkan partisipasi publik. Demokrasi partisipatoris hanya bisa terwujud jika rakyat terus di organisir untuk semakin terlibat aktif dalam proses perjalanan bangsanya. Itulah tugas sejarah PROJO sebagai elemen civil society movement,” tegasnya lagi.
Dikatakan lagi, PROJO tidak berminat mengusik peran dan fungsi parpol. Tugas sebagai relawan hanya ingin agar peran rakyat terus menjadi semakin signifikan dalam pertumbuhan demokrasi. Partipasi rakyat dalam proses politik harus semakin maju. Bukan sekedar dimobilisasi saat pemilu tiba.
PROJO dipastikan menjaga komunikasi dengan seluruh parpol. Hal itu dilakukan berdasarkan kesadaran bahwa agenda-agenda kebangsaan dan kerakyatan harus terus didialogkan.
“Banyak kader, anggota dan simpatisan yg hadir adalah PDI P memang tidak salah. Tapi jumlahnya tidak 3/4 tapi mungkin 50 persen. Banyak anggota dan kader PROJO yang juga anggota partai lain atau bahkan tidak menjadi salah satu anggota partai mana pun,” pungkas Budi Arie Setiadi.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...