Connect with us

News

Pemkab Klungkung Semprotkan 40 Ribu Liter Disinfektan

Published

on

Foto: Antara

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung, Bali terus menyemprotkan cairan disinfektan secara berkala dalam mengantisipasi penyebaran wabah Covid-19.

Sejumlah petugas yang didukung oleh armada pemadam kebakaran menyemprotkan disinfektan di sejumlah fasilitas umum, seperti pasar, terminal, tempat rekreasi, perkantoran dan objek wisata di Klungkung.

Bupati Klungkung Bali, I Nyoman Suwirta berkomitmen untuk mengantisipasi penyebaran COVID 19 dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Dia mengatakan bahwa hingga saat ini sudah menghabiskan 40 ribu liter cairan disinfektan.

“Saya sudah menugaskan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) untuk menyiapkan profil tank (tangki besar) yang berisi cairan disinfektan di sejumlah tempat umum, antara lain di depan Monumen Puputan Klungkung, Balai Budaya dan Pasar Galiran. Disinfektan ini dibeli secara swadaya dengan menyisihkan sebagian kecil pendapatan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Klungkung untuk dibagikan gratis ke masyarakat,” ujar I Nyoman Suwirta di Semarapura, Selasa (24/3/2020).

Dia menyatakan, sejak Jumat (20/3/2020) lalu hingga sekarang, telah digunakan sebanyak delapan tangki cairan disinfektan dengan kapasitas masing-masing tangki lima ribu liter. Anggarannya berasal dari pendapatan para kepala OPD untuk dibelikan peralatan maupun bahan disinfektan, kemudian dibagikan secara gratis ke masyarakat.

“Saya juga akan menyemprot hingga setiap kecamatan dan objek wisata Nusa Penida dan sekitarnya,” katanya.

Bupati asal Kepulauan Nusa Penida ini menambahkan bahwa pihaknya akan membentuk Posko Covid-19. Pihaknya telah menginstruksikan Kadis Kesehatan untuk membuat kajian tentang status bencana Kabupaten Klungkung.

“Saya juga akan membentuk Posko Siaga Darurat Bencana COVID- 19 sampai ke tingkat desa. Hal ini dilakukan untuk mengetahui lebih cepat perkembangan jumlah dan lokasi ODP (orang dalam pemantauan), sehingga penyebaran virus dapat diawasi dan diantisipasi. Pencegahan penyebaran lainnya, yaitu melakukan penyemprotan secara serentak dengan menggunakan cairan disinfektan di tempat umum sampai ke tingkat desa,” ucapnya.

Baca Juga:  IPW: Jajaran Polri Harus Lebih Siaga

Suwirta juga meminta OPD Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk dapat berperan aktif agar bisa meminimalisasi penyebaran virus tersebut di Kabupaten Klungkung. Bahkan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, Bupati meminta agar penyemprotan disinfektan dapat dilakukan minimal tiga hari sekali.

“Hal ini dilakukan karena mengingat adanya peningkatan ODP. Tercatat hingga Minggu (22/3/2020), terdapat 99 ODP Covid-19 di Klungkung,” katanya.

Advertisement

Popular